loading…
1. Serba Bisa Di Lini Di
Matthew Baker dikenal sebagai Olahragawan yang multitalenta. Ia bisa dimainkan Di posisi bek kiri, bek Ditengah, maupun Midfield bertahan. Fleksibilitas ini menjadikannya aset penting Untuk Manajer Nova Arianto Di Ditengah padatnya jadwal dan kerasnya persaingan Di Gelar Asia U-17 2025.
2. Tolak Timpilihan Australia, Pilih Indonesia
Meski lahir dan besar Di Melbourne, Australia, Mathew mantap memilih membela Indonesia, tanah leluhur Di ibunya. Di Agustus 2024, ia sempat masuk radar Manajer Timpilihan Australia U-17, Brad Maloney. Akan Tetapi, Mathew secara tegas menolak panggilan tersebut Untuk memperkuat Garuda Muda. Komitmen nasionalismenya pun menuai pujian Di publik Tanah Air.
3. Promosi Di Regu Senior Di Usia 15 Tahun
Di level Regu, Mathew mencetak prestasi gemilang. Ia berhasil promosi Di Regu Melbourne City U-23 Di usia 15 tahun—pencapaian yang tergolong langka Untuk Olahragawan seusianya. Di ini, ia bermain Untuk Regu U-18 Melbourne City FC Di Kejuaraan NPL Victoria 2.
4. Disebut Titisan Justin Hubner
Penampilannya yang agresif, disiplin, dan tanpa kompromi Di lini Di membuat Mathew kerap disebut sebagai “titisan” Justin Hubner. Ia tak ragu melakukan tekel bersih, memotong umpan lawan, dan tampil lugas Di menjaga area Defender Garuda Muda.
5. Karier Internasional Dimulai Di Gelar AFF U-16
Mathew mulai membela Timpilihan Indonesia Sebelum Gelar AFF U-16 2024 Di Solo. Di itu, ia tampil solid dan membantu Regu meraih Pangkat ketiga. Di Di Itu, ia Karena Itu langganan skuad muda Indonesia, dan Sampai Sekarang telah mencatatkan delapan penampilan internasional, termasuk satu Tendangan.
Di usianya yang Mutakhir 15 tahun dan potensi yang menjanjikan, Mathew Baker bukan hanya harapan Untuk Timpilihan U-17 Di Gelar Asia, tetapi juga aset masa Di sepak bola Indonesia. Keputusannya menolak Australia dan memilih Indonesia membuktikan bahwa semangat Garuda Masuk Di dirinya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: 5 Fakta Mathew Baker yang Mengejutkan