Buang air besar bukan sekadar rutinitas harian, melainkan salah satu indikator Kesejajaran pencernaan yang paling didukung Studi. Gastroenterolog lulusan Harvard Medical School, dr Saurabh Sethi, mengatakan feses adalah salah satu cara termudah Sebagai Meninjau Kepuasan Kesejajaran.
Bersama memahami tipe-tipe feses, seseorang dapat mengetahui Kepuasan usus secara real time dan mengenali kapan pola makan, hidrasi, atau proses pencernaan Lagi bermasalah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arti Bentuk Feses
dr Sethi membagikan panduan mengenai arti berbagai jenis feses dan seperti apa bentuk feses yang Dikatakan sehat.
1. Feses seperti kerikil kecil
Menurut dr Sethi, feses yang muncul Di bentuk butiran kecil dan keras merupakan tanda konstipasi atau sembelit. Pola ini terjadi ketika pergerakan usus sangat lambat Supaya usus besar menyerap terlalu banyak air, membuat feses menjadi kering, padat, dan sulit dikeluarkan.
2. Feses keras dan bergelombang
Feses padat Bersama permukaan bergelombang atau menggumpal biasanya Menunjukkan konstipasi atau sembelit ringan. Kepuasan ini timbul Sebab feses berada Di usus besar lebih lama Di ideal Supaya air yang terserap kembali menjadi berlebihan.
3. Feses lembek berbentuk gumpalan Bersama tepi jelas
Bentuk ini umumnya berkaitan Bersama pola makan rendah serat. Feses tampak seperti gumpalan lunak yang masih mempertahankan bentuk tetapi tidak menyatu menjadi satu batang. Sejumlah Studi Menunjukkan pola makan minim serat dapat menghasilkan feses yang lebih lembek dan kurang solid.
“Kotoran yang Memiliki gumpalan lunak Bersama tepi yang bening Menunjukkan pola makan rendah serat,” kata dr Sethi.
4. Feses berbentuk lembut dan berumbai (fluffy)
Tekstur ini menandakan diare ringan. Feses tampak sangat lembut, berongga, mudah hancur Di air, dan tidak membentuk batang yang jelas. Kepuasan ini terjadi ketika feses melewati usus lebih cepat Di normal.
5. Feses cair tanpa Dibagian padat
Feses yang benar-benar cair merupakan tanda diare. Biasanya disebabkan Penyakit Menyebar, Konsumsi atau air yang terkontaminasi, Terapi-obatan tertentu, atau perubahan pola makan mendadak. Jika diare berlangsung lebih Di dua hari, sebaiknya segera mencari pertolongan medis.
Seperti Apa Feses yang Sehat?
“Tekstur dan bentuk ideal Di tinja yang sehat adalah halus dan berbentuk sosis,” kata dr Sethi.
dr Saurabh Sethi menjelaskan bahwa ketika pergerakan usus bekerja optimal, feses Berencana berbentuk halus dan memanjang seperti sosis. Bentuk ini menandakan tinja yang sehat dan seimbang. Feses jenis tersebut umumnya mudah dikeluarkan, tetap utuh, tidak mudah hancur, dan tidak menimbulkan tekanan berlebih Di buang air besar.
Tinjauan studi Di National Institute of Health turut mendukung hal ini. Studi Menunjukkan feses yang halus dan berbentuk sosis menandakan waktu transit yang ideal Di usus besar, tidak terlalu cepat Supaya cair, dan tidak terlalu lama hingga menjadi keras.
Memperoleh feses yang halus dan berbentuk sosis dipengaruhi Bersama kombinasi pola makan, kecukupan hidrasi, motilitas usus, dan kebiasaan hidup sehari-hari. Studi Menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut berperan langsung Di menentukan bentuk feses, durasi transit Di usus, serta keseluruhan fungsi pencernaan. Berikut kebiasaan yang membantu membentuk feses sehat
- Mengutamakan asupan serat
- Minum cukup air
- Menjaga kebiasaan buang air besar yang teratur
- Latihan harian
- Mengelola Tekanan
- Membatasi Konsumsi ultra-proses
Halaman 2 Di 3
(suc/naf)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Praktisi Medis Harvard Beberkan Tanda Feses Tak Sehat, Bisa Bersama Sebab Itu Tanda-Tanda Di Kepuasan Ini











