Bisnis  

IHSG Rontok 8%, Harga Emas Lebih Berkilau, Ada Apa?

loading…

Pasar keuangan Indonesia kembali bergejolak Ke Kamis (29/1/2026). FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – Pasar keuangan Indonesia kembali bergejolak Ke Kamis (29/1/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 8% dan memicu penghentian Sambil perdagangan (trading halt) Sebagai kedua kalinya Di dua hari berturut-turut. Ke Ditengah tekanan tajam Ke pasar saham, harga emas justru kian berkilau Bersama mencetak Catatan tertinggi Mutakhir, baik Ke pasar Internasional maupun domestik.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG anjlok 8% Hingga level 7.654 Ke pukul 09.30 WIB, Agar otoritas bursa memberlakukan trading halt. Sehari Sebelumnya Itu, IHSG juga sempat dihentikan Sambil Setelahnya terperosok 7,35% Hingga posisi 8.320, Ke Ditengah Unjuk Rasa jual bersih investor Asing yang mencapai Rp6,17 triliun.

Baca Juga: Pecah Catatan, Harga Emas Antam Tembus Ke Atas Rp3 Juta per Gram

Tekanan hebat Ke pasar saham dipicu Bersama keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang memberlakukan “interim freeze” Pada saham-saham Indonesia. MSCI membekukan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan jumlah saham, serta menunda penambahan saham Indonesia Hingga Di indeks globalnya hingga persoalan transparansi kepemilikan saham dinyatakan tuntas Bersama regulator.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: IHSG Rontok 8%, Harga Emas Lebih Berkilau, Ada Apa?