Sabtu, 31 Januari 2026 menjadi hari terakhir Warong Nasi Pariaman beroperasi Hingga 738 North Bridge Road, Singapura. Banyak kenangan manis yang dihadirkan Tempattinggal makan ini Sebelum pertama kali berdiri tahun 1948.
Pada seminggu terakhir, foodies diramaikan Di kabar penutupan warung nasi padang tertua Hingga Singapura. Namanya adalah Warong Nasi Pariaman yang didirikan Haji Isrin, pria asal Pariaman, Ke tahun 1948.
Sesudah 78 tahun berdiri, kisah Warong Nasi Pariaman menemui titik akhir. Ke 20 Januari 2026, pihak Tempattinggal makan Melewati unggahan Instagram @pariamanmasakanpadang, Memperkenalkan kabar bakal berhenti beroperasi Ke hari ini, 31 Januari 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, sampai berita ini ditulis, pemilik maupun pengelola Warong Nasi Pariaman tidak memberi keterangan Di Detail soal alasan penutupan. Meski begitu, banyak yang berspekulasi kalau penyebab utamanya adalah harga sewa yang kian tinggi Hingga area Kampong Glam.
Skuat detikFood berkunjung langsung Hingga Warong Nasi Pariaman Sebagai Meninjau detik-detik terakhir penutupannya. Ternyata banyak foodies mau merayakan kenangan makan Hingga Warong Nasi Pariaman Sebagai terakhir kali.
Antrean panjang Sebelum pagi
|
Warong Nasi Pariaman Singapura diantre pengunjung Ke H-2 penutupannya. Foto: Skuat detikFood
|
Skuat detikFood tiba Ke Kamis (29/1) pagi Di pukul 08.08 waktu Singapura. Kami ‘disambut’ antrean pelanggan yang mengular. Ada dua jalur antrean Hingga sini, yaitu Dibagian Sebagai makan Hingga tempat (Dine In) dan pesanan bungkus (Take Away).
Walaupun menjadi ikon Masakan khas Indonesia Hingga negeri singa, tetapi antreannya didominasi Dari warga lokal. Di 80% pelanggan yang antre adalah warga setempat, serta sisanya wisatawan Di Negeri tetangga seperti Malaysia dan Indonesia.
Warung makan yang buka pukul 07.30 pagi ini Malahan belum siap sepenuhnya. Ada beberapa Tatakan dan Sofa yang belum sempat disiapkan pemilik warung, tetapi pelanggan sudah terlanjur antre.
Lebih siang, Lebih banyak pelanggan yang datang. Antrean yang mengular Sebelum pagi tersebut Terbaru mereda Di pukul 10.00 waktu Singapura, tetapi tidak Sebagai antrean bungkus.
Rela nunggu 1 jam Untuk bisa makan terakhir kali
Antrean panjang tak menyurutkan semangat Skuat detikFood. Kami bersikeras menunggu Sebagai bisa makan Hingga sini.
Butuh waktu Di 36 menit Sebagai kami sampai Hingga Di etalase lauk. Dilanjut Di memilih lauk pauk yang dibantu Dari para pelayan Hingga Warong Nasi Pariaman.
Seharusnya alur makan Hingga sini ialah antre, memesan lauk, membayarnya, Terbaru duduk Sebagai makan. Sambil, Sebab pelanggan yang padat, kami diarahkan Sebagai langsung mencari Tatakan dan membayar Sesudah makan saja.
Sebagai Merasakan Tatakan sendiri memerlukan waktu Di 14 menit. Kami pun Terbaru mulai makan Ke 08.58 waktu Singapura.
Dari Sebab Itu, jika ditotal, durasi Sebelum kami datang hingga Merasakan Konsumsi dan bisa duduk Hingga sini Di 50 menit. Pergerakan pelayan yang gesit menjadi salah satu alasan antrean yang mengular bisa diatasi kurang Di 1 jam!
Menu andalan yang bikin nagih
Warong Nasi Pariaman punya menu rendang, ayam gulai, hingga ikan bakar yang sedap. Foto: Detikcom / Atiqa Rana / Diah Affrilian |
Warong Nasi Pariaman memajang lauk yang tersedia Ke etalase kaca. Sistem pemesanannya mirip warteg Hingga Indonesia, dimana pelanggan tinggal tunjuk menu yang diinginkan.
Pada kami datang (29/1) pagi hari, Di 30 menit Sebelum buka, terdapat Di 22 lauk pauk yang disusun Ke etalase bertingkat tiga. Menunya terdiri Di sayuran, telur, ayam, daging, hingga Dibagian paru sapi.
Seporsi nasi Padang Hingga sini disajikan Di sayur pelengkap khas. Sayuran itu adalah tumis tauge, terong goreng yang diberi sambal, acar timun, sayur nangka, serta sambal goreng. Sebagai seporsi nasi dan dua jenis sayur dibanderol 5.00 Kurs Matauang Amerika Singapura (Rp 66.200).
Sedangkan Sebagai lauk utama, kami mencicipi 3 yang tersedia dan Dari Sebab Itu Kandidatteratas. Ketiganya adalah ayam gulai, ikan bakar, dan rendang.
Rendang Dari Sebab Itu primadona. Warnanya kecokelatan Di kuahnya yang kering dan rasa rempah yang kuat, harganya dibanderol 5.50 Kurs Matauang Amerika Singapura (Rp 72.800).
Halaman 2 Di 2
(adr/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: 78 Tahun Bertahan, Warung Nasi Padang Tertua Hingga Singapura Tutup Hari Ini












