Cibubur –
Ke balik tampilan indah Taman O tersimpan kisah kurang menyenangkan Untuk penjaga. Ada saja yang menyepelekan mereka Di bertugas.
Taman O adalah lokasi yang menonjol Ke Jl. SMA 99, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur. detikTravel berbincang Bersama Igusti Ngurah Agung Wardhana (30), salah satu Petugas Pengamanan Di (Pamdal). Dia telahbertugas mengawasi Taman O Pada hampir 4 tahun.
Bersama seragam lengkap dan waspada, Agung menceritakan pengalamannya, baik sisi positif maupun negatif Di mengawasi fasilitas umum ini yang terletak Ke Di kawasan perumahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terletak Ke kawasan pemukiman, hambatan utama yang dihadapi fasilitas umum ini adalah ketegangan Bersama komunitas Disekitar. Agung mengakui pentingnya menjaga mental yang kuat, terutama Di Berjuang Bersama tantangan parkir.
Taman O Memiliki area parkir yang terbatas, hanya mampu menampung 4 hingga 5 kendaraan. Ketika area parkir penuh atau gerbang ditutup sesuai prosedur operasional standar, Agung sering menemui pengunjung yang bersikeras ingin masuk.
“Terkadang kita imbau pun sesuai SOP juga, Mas, sudah memang benar-benar. Tapi mereka enggak terima Bersama ada bahasalah yang menyudutkan atau mengintimidasi kita,” cerita Agung kepada detikTravel Ke lokasi, Selasa (10/2/2026).
|
Taman O Ke Cibubur, Jakarta Timur (Hans Wilhem/detikcom)
|
Malahan, tak jarang ada pengunjung yang membawa embel-embel jabatan atau instansi tertentu Di ditegur.
“Dia terlalu memandang kita kayak seperti (rendah) ‘Saya anggota, saya anggota’, gitu. Dari Sebab Itu selalu menyebutkan instansinya dia,” ujar Agung menirukan oknum tersebut.
Meski sering Memperoleh intimidasi verbal hingga dituding “digaji Di uang pemerintah”, Agung tetap Melakukanlangkah-Langkah profesional. Ia memilih pendekatan persuasif dan memberi pengertian baik-baik bahwa aturan dibuat Untuk kenyamanan bersama.
Selain masalah parkir, drama Produk tertinggal menjadi “menu” sehari-hari Ke Taman O. Menurut Agung, kejadian handphone (HP) tertinggal sangat sering terjadi, baik Dari anak-anak yang Di kerja kelompok maupun orang tua yang asyik berkumpul.
Taman O Ke Cibubur, Jakarta Timur (Hans Wilhem/detikcom) |
“Jangankan anak-anak, orang tua pun sama. Kumpul-kumpul-kumpul, tahu-tahu pas sudah selesai, ‘Loh, handphone saya mana handphone saya?’. Ternyata entah ada yang kebawa sama temannya, gitu keseringan,” kata dia.
Ke Taman O, Agung menyediakan layanan penyimpanan Produk bawaan Untuk pengunjung yang membutuhkannya. Akan Tetapi, banyak tamu sering mengabaikan pentingnya menyimpan Produk berharga mereka Bersama aman.
Sambut Ramadan
Menjelang Ramadan, langkah-langkah Perlindungan Ke Taman O Akansegera diperketat. Agung Berkata bahwa Akansegera ada peningkatan patroli Ke malam hari, terutama Ke malam Minggu dan malam libur sekolah.
“Ya paling itu lebih ekstra saja sih Ke malam-malam bulan puasa ini. Sebab banyak Ke luar taman ini yang memang kayak semacam tawuran, kayak gitu-gitu. Yang kita khawatirkan dan kita antisipasi agar tidak masuk Di Di taman. Takutnya kan Di mulai kumpul-kumpul anak muda atau gimana, memicu suatu gesekan Antara pemuda lain gitu loh, yang lewat,” kata Agung.
Kendati lingkungannya terus berubah, Taman O menyediakan berbagai fasilitas lengkap Untuk warga Jakarta. Berdasarkan pantauan detikTravel, Ke lokasi tersebut Menunjukkan bahwa taman ini dilengkapi Bersama perpustakaan, area bermain anak-anak, lapangan Latihan, pos Perlindungan, dan toilet.
Para pengunjung diimbau Untuk mematuhi aturan berdasarkan Aturantertulis No. 1 Tahun 2023, termasuk larangan merokok, merusak tanaman, dan membuang sampah sembarangan. Untuk Agung, komitmen Di taman ini didasari Dari rasa loyalitas.
“Iya, posisi jaga sendiri. Dan memang kita ini tidak dibekali apa-apa. Hanya fight Ke ini sendiri saja, single fight aja sudah,” kata dia.
(fem/fem)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Suka Duka Pamdal Taman O Cibubur, Masalah Parkir-Produk Tertinggal












