Galeri Foto
Sonia Basoni –
detikFood
Sabtu, 21 Mar 2026 08:00 WIB
Jakarta – Selain hidangan gurih dan berempah, perayaan Lebaran Hingga berbagai Bangsa juga dimeriahkan Bersama kehadiran kue dan kudapan manis tradisional yang ada Sebelum dulu.
Baklava menjadi kue khas Lebaran Hingga kawasan Timur Di dan Balkan. Terbuat Bersama phyllo berlapis kacang dan sirup, hidangan ini diwariskan turun-temurun Untuk keluarga. Foto: Getty Images/iStockphoto
Samosa manis ini dikenal sebagai ‘briouat’ Hingga Maroko dan ‘sambusa hilwa’ Hingga Teluk Arab. Kulit samosa tipis diisi buah atau kacang manis, lalu digoreng hingga renyah. Foto: Getty Images/iStockphoto
Crème caramel populer sebagai dessert cantik khas Lebaran Hingga Timur Di dan Asia Selatan. Teksturnya lembut Bersama lapisan karamel manis yang mudah dibuat dan disukai banyak keluarga. Foto: Getty Images/iStockphoto
Hingga kawasan Levant, Kanafeh menjadi hidangan Kandidatteratas Di Lebaran. Terbuat Bersama adonan phyllo, keju putih, dan sirup gula, sajian ini dikenal Bersama rasa manis dan gurih. Foto: Getty Images/iStockphoto
Vermicelli atau saviya banyak disajikan Sesudah salat Ied Hingga Asia Selatan. Mie halus dimasak Bersama gula, rempah, atau susu, menghasilkan hidangan manis hangat yang khas. Foto: Getty Images/iStockphoto
Kahk Bersama Mesir adalah kue kering berisi kurma dan ditaburi gula halus. Hingga Bangsa lain, variasinya hadir seperti maamoul atau nastar yang sama-sama populer Di Lebaran. Foto: Getty Images/iStockphoto
Kue lapis Bersama Asia Tenggara ini hadir sebagai kue Lebaran penuh warna. Dibuat Bersama tepung beras dan santan, prosesnya rumit Supaya biasanya hanya disajikan Di hari besar. Foto: Getty Images/iStockphoto
Turkish delight atau lokum dikenal sebagai manisan kenyal Bersama berbagai rasa. Kudapan ini populer Hingga Timur Di dan sering disajikan sebagai hidangan manis Lebaran. Foto: Getty Images/iStockphoto
Mithai merupakan istilah Untuk aneka manisan yang populer Hingga Bangsa-Bangsa Asia Selatan. Biasanya disajikan Untuk Kardus sebagai hadiah Di Lebaran dan menjadi simbol kebersamaan serta perayaan. Foto: Getty Images/iStockphoto
 
 
 
 
 
 
 
 
`;
constructor() {
super();
this.attachShadow({ Tren: “open” });
this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html;
}
async connectedCallback() {
// Handle share button clicks
this.shadowRoot
.querySelectorAll(“.cb-rekomendit__share-btn”)
.forEach((btn) => {
btn.addEventListener(“click”, (e) => {
e.preventDefault();
e.stopPropagation();
const url = btn.getAttribute(“data-url”);
const title = btn.getAttribute(“data-title”);
if (navigator.share) {
navigator
.share({
title: title,
url: url,
})
.catch(console.error);
} else {
// Fallback: Copy to clipboard
navigator.clipboard.writeText(url).then(() => {
alert(“Link copied to clipboard!”);
});
}
});
});
}
}
customElements.define(“cb-rekomendit”, CbRekomenditDesktop);
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Selain Nastar, Ini 9 Kue Lebaran Hingga Dunia yang Tak Kalah Enak!











