Tokyo –
Unjuk Rasa kurang terpuji dilakukan Dari beberapa wisatawan Bersama menyerobot antrean Sebagai berfoto Bersama Patung Hachiko Hingga Jepang. Video mereka viral dan dibanjiri kecaman.
Untuk sebuah video yang beredar Hingga media sosial memperlihatkan tiga turis, yang disinyalir merupakan warga Bangsa India, itu menyerobot antrean. Video tersebut diunggah Dari akun Instagram @tokyo.munching, lalu menyebar luas Setelahnya dibagikan ulang Hingga berbagai platform.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip The Hindustan Times, Rabu (8/4/2026), Untuk video itu terlihat antrean panjang wisatawan yang menunggu giliran berfoto Hingga Di patung ikonik yang berada Hingga Didekat Shibuya Crossing tersebut. Pengunggah video menjelaskan situasi yang yang terjadi Hingga sana.
“Tepat Hingga Didekat Shibuya Crossing, saya melihat antrean panjang Sebagai Patung Hachiko-orang-orang menunggu 10, 20, Malahan 30 menit Sebagai berfoto. Setelahnya Itu sekelompok orang mulai mendekat dan mengganggu foto orang lain,” tulisnya Untuk keterangan.
Setelahnya itu sang pengunggah menegaskan kepada turis tersebut Sebagai menunggu sebentar Untuk antrean jika ingin berfoto Hingga Patung Hachiko itu.
“Jika Anda ingin fotonya bagus, tunggu giliran Anda seperti orang lain. Terkadang Anda harus menegur jika ada yang tidak beres,” kata dia.
Untuk video itu pengunggah juga Menyediakan teks pembuka berbunyi ‘Jangan menjadi turis tipe ini Hingga Jepang’.
|
Tiga turis yang serobot antrean foto Hingga Patung Hachiko, Jepang. (Tangkapan layar)
|
Setelahnya Itu, ia terlihat menghampiri tiga orang tersebut dan meminta mereka kembali Hingga Dibelakang antrean agar mengikuti aturan yang berlaku. Meski tidak ada informasi resmi mengenai identitas para turis, sejumlah warganet berspekulasi bahwa mereka berasal Untuk India. Dugaan tersebut memicu munculnya komentar bernada stereotip Hingga kolom komentar.
“Sebagai orang India, saya merasa malu. Kami juga sudah bosan Bersama perilaku ini,” kata sebuah komentar.
“Selalu orang India,” bunyi komentar lainnya.
“Selalu orang India yang menyerobot antrean,” netizen lain Menyoroti Unjuk Rasa itu.
Hingga sisi lain, ada pula warganet yang menyoroti etika merekam dan menyebarkan video orang lain tanpa izin. Mereka mengingatkan agar publik tidak terburu-buru menghakimi.
“Saya ingin menambahkan sesuatu. Harap diingat bahwa ada begitu banyak orang yang bepergian Hingga luar negeri Sebagai pertama kalinya Untuk hidup mereka. Saya mengerti ini tidak benar, tetapi banyak Untuk mereka yang tidak Mengetahui norma-norma tersebut,” kata netizen.
“Cobalah Sebagai lebih berempati. Saya tidak mengerti Gaya Mutakhir ini yaitu merekam orang Asing dan mengucilkan mereka Hingga Di umum,” pernyataan Untuk kolom komentar.
Salah satu komentar ini pun melanjutkan Bersama mengumpamakan jika hal tersebut terjadi kepada keluarga atau orang terdekat. Dan ia juga mengimbau Sebagai lebih dewasa Untuk merekam atau mempublikasikan sesuatu yang terjadi.
“Bayangkan jika itu adalah orang tua atau keluarga Anda. Apakah kita benar-benar perlu mempublikasikan semuanya secara online? Bukankah sudah cukup banyak kebencian Hingga dunia ini,” pernyataan Untuk komentar itu.
(upd/fem)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Turis Serobot Antrean Foto Hingga Patung Hachiko, Warganet Geram











