loading…
Ilustrasi magnesium menjadi salah satu zat yang digunakan Untuk memperbaiki Standar tidur. Foto/News Medical.
Edukator sekaligus sleep coach terkemuka Indonesia, Vishal Dasani Di unggahan video Ke akun Instagramnya membedah efektivitas magnesium berdasarkan Eksperimen medis. Ia merujuk Ke sebuah uji klinis acak (randomized double-blind placebo-controlled trial) yang dipublikasikan Ke tahun 2025 Untuk menjawab keraguan publik.
Baca juga: Kesepian Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung dan Stroke hingga 32 Persen
Di uji klinis tersebut, sebanyak 155 orang dewasa yang Mengkritik Standar tidur buruk dilibatkan sebagai responden. Di empat minggu, peserta dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok mengkonsumsi magnesium bisglycinate Bersama total 250 mg elemental magnesium per hari, Sambil kelompok lainnya hanya Merasakan plasebo.
“Hasilnya bagaimana? Kedua kelompok sama-sama melaporkan perbaikan tidur. Skor Insomnia Severity Index Ke kelompok magnesium membaik 3,9 Nilai, sedangkan kelompok placebo membaik 2,3 Nilai,” kata Vishal, dikutip Kamis (3/9/2026).
Baca juga: Keju Cottage vs Telur, Mana yang Lebih Sehat Untuk Jantung?
Meski kelompok yang mengonsumsi magnesium Menunjukkan peningkatan Standar tidur, perbedaan selisih perbaikan Bersama kelompok plasebo tergolong sangat tipis, yakni hanya Disekitar 1,6 Nilai.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Apa Benar Magnesium Bisa Bantu Perbaiki Standar Tidur? Ini Penjelasan Pakar











