Wisata  

Mengintip Kendaraan Bersejarah Saksi Peristiwa G30S Hingga Lubang Buaya

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya Hingga sini!

bg-escape

Foto Travel

Muhammad Azzam – detikTravel

Minggu, 27 Sep 2026 08:41 WIB



Jakarta – Monumen Pancasila Sakti Hingga Lubang Buaya menyimpan kendaraan bersejarah Yang Terkait Bersama G30S yang hingga kini dipajang dan dapat dilihat pengunjung.

Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur, menyimpan sejumlah kendaraan bersejarah yang berkaitan dengan rangkaian peristiwa Gerakan 30 September 1965. Kendaraan-kendaraan tersebut hingga kini dipajang dan menjadi bagian dari koleksi sejarah yang dapat dilihat pengunjung.

Salah satu koleksi yang dipamerkan adalah Kendaraan Pribadi dinas milik Pejabat Tingginegara Panglima Angkatan Darat, Letnan Jenderal Ahmad Yani.

Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur, menyimpan sejumlah kendaraan bersejarah yang berkaitan dengan rangkaian peristiwa Gerakan 30 September 1965. Kendaraan-kendaraan tersebut hingga kini dipajang dan menjadi bagian dari koleksi sejarah yang dapat dilihat pengunjung.

Kendaraan tersebut digunakan sebagai sarana transportasi Untuk kediamannya Ke kantor.

Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur, menyimpan sejumlah kendaraan bersejarah yang berkaitan dengan rangkaian peristiwa Gerakan 30 September 1965. Kendaraan-kendaraan tersebut hingga kini dipajang dan menjadi bagian dari koleksi sejarah yang dapat dilihat pengunjung.

Koleksi lainnya berupa Toyota Kanpas buatan Jepang yang merupakan kendaraan pribadi Mayor Jenderal Soeharto, yang Di itu menjabat sebagai Pangkostrad. Kendaraan Pribadi tersebut digunakan ketika memimpin proses pengangkatan dan penggalian jenazah Hingga kawasan Lubang Buaya.

Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur, menyimpan sejumlah kendaraan bersejarah yang berkaitan dengan rangkaian peristiwa Gerakan 30 September 1965. Kendaraan-kendaraan tersebut hingga kini dipajang dan menjadi bagian dari koleksi sejarah yang dapat dilihat pengunjung.

Keberadaan Kendaraan Pribadi, truk, dan panser tersebut menjadi Pada Untuk koleksi sejarah Hingga Monumen Pancasila Sakti. Setiap kendaraan Memiliki keterkaitan Bersama rangkaian peristiwa penculikan, pencarian, pengangkutan jenazah, hingga proses pemakaman para korban G30S.

Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur, menyimpan sejumlah kendaraan bersejarah yang berkaitan dengan rangkaian peristiwa Gerakan 30 September 1965. Kendaraan-kendaraan tersebut hingga kini dipajang dan menjadi bagian dari koleksi sejarah yang dapat dilihat pengunjung.

Monumen ini juga memajang truk Dodge 500 buatan Amerika Serikat tahun 1961. Kendaraan tersebut digunakan Sebagai mengangkut jenazah Brigjen D.I. Panjaitan Ke kawasan Lubang Buaya.

Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur, menyimpan sejumlah kendaraan bersejarah yang berkaitan dengan rangkaian peristiwa Gerakan 30 September 1965. Kendaraan-kendaraan tersebut hingga kini dipajang dan menjadi bagian dari koleksi sejarah yang dapat dilihat pengunjung.

Koleksi kendaraan lain yang dipajang adalah panser jenis Saracen. Panser tersebut digunakan Sebagai mengangkut jenazah para korban Untuk persemayaman Hingga Markas Angkatan Darat Ke Taman Makam Pahlawan Nasional.

Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur, menyimpan sejumlah kendaraan bersejarah yang berkaitan dengan rangkaian peristiwa Gerakan 30 September 1965. Kendaraan-kendaraan tersebut hingga kini dipajang dan menjadi bagian dari koleksi sejarah yang dapat dilihat pengunjung.

Truk Dodge 500 tersebut Sebelumnya dirampas Untuk seorang pegawai PN Peruri. Untuk perjalanan, kendaraan itu juga dikaitkan Bersama penculikan seorang anggota kepolisian berpangkat Agen Dua bernama Sukitman.

Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur, menyimpan sejumlah kendaraan bersejarah yang berkaitan dengan rangkaian peristiwa Gerakan 30 September 1965. Kendaraan-kendaraan tersebut hingga kini dipajang dan menjadi bagian dari koleksi sejarah yang dapat dilihat pengunjung.

Untuk tujuh unit panser yang digunakan Di itu, satu unit kini dipajang Hingga kompleks Monumen Pancasila Sakti. Sambil enam unit lainnya diperkirakan tersimpan Hingga Dinas Sejarah Angkatan Darat.






Anda menyukai artikel ini

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp


`;
constructor() {
super();
this.attachShadow({ Tren: “open” });
this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html;
}
async connectedCallback() {
// Handle share button clicks
this.shadowRoot
.querySelectorAll(“.cb-rekomendit__share-btn”)
.forEach((btn) => {
btn.addEventListener(“click”, (e) => {
e.preventDefault();
e.stopPropagation();
const url = btn.getAttribute(“data-url”);
const title = btn.getAttribute(“data-title”);
if (navigator.share) {
navigator
.share({
title: title,
url: url,
})
.catch(console.error);
} else {
// Fallback: Copy to clipboard
navigator.clipboard.writeText(url).then(() => {
alert(“Link copied to clipboard!”);
});
}
});
});
}
}
customElements.define(“cb-rekomendit”, CbRekomenditDesktop);


Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama Memberi Tanggapan Hingga sini

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Mengintip Kendaraan Bersejarah Saksi Peristiwa G30S Hingga Lubang Buaya