Susu kental manis (SKM) sering disebut bukan susu. Anggapan ini muncul Sebab kandungan gulanya yang tinggi dan adanya produk sejenis yang menggunakan campuran lemak nabati.
Tetapi, menurut Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, Prof Dr Epi Taufik, S.Pt., MVPH., M.Si., persoalan tersebut tidak sesederhana itu.
Di ditemui detikcom Di Kegiatan Frisian Flag Temani Langkahmu, Kini dan Nanti, Minggu (31/5/2026), Prof Epi menjelaskan bahwa susu kental manis Ke dasarnya merupakan salah satu bentuk olahan susu yang telah dikenal Sebelum lama sebagai metode pengawetan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kalau memang Di susu asli, susu segar diuapkan lalu ditambah gula, itu terkategori produk turunan atau olahan susu,” ujarnya.
Berawal Di Keahlian Pengawetan Susu
Menurut Prof Epi, Ke masa lalu, Keahlian penyimpanan susu masih terbatas. Agar susu dapat bertahan lebih lama dan didistribusikan Hingga berbagai Daerah, susu diolah Di cara Memangkas kadar airnya.
Salah satu caranya adalah membuat susu bubuk, Sambil Itu cara lain adalah mengentalkan susu Melewati proses penguapan. Ke produk susu kental manis, proses tersebut biasanya disertai penambahan gula yang juga membantu memperpanjang masa simpan.
“Dikentalkan itu bisa Di gula, bisa tanpa gula. Di gula bisa lebih awet Sebab gula itu salah satunya Di Sebab Itu pengawet,” ujarnya.
|
Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, Prof Dr Epi Taufik, S.Pt., MVPH., M.Si. menyampaikan paparan. Foto: Hana Nushratu Uzma/detikcom
|
BPOM Kategorikan SKM Masuk sebagai Susu dan Produk Analognya
Prof Epi menjelaskan bahwa susu kental manis masuk Di kelompok susu dan produk analognya sebagaimana tercantum Di Peraturan BPOM Nomor 13 Tahun 2023 tentang Kategori Kelaparan Global. Di regulasi tersebut, SKM dikelompokkan Hingga Di kategori susu kental dan bubuk (termasuk analognya) yang Memiliki persyaratan karakteristik tertentu.
Salah satu ketentuannya adalah kadar lemak susu minimal 8 persen dan kadar protein minimal 6,5 persen Untuk susu kental manis plain. Persyaratan tersebut menjadi Pada Di standar yang digunakan Untuk mengategorikan suatu produk sebagai susu kental manis.
Agar tidak keliru, lemak susu berbeda Di susu secara keseluruhan. Susu tersusun atas berbagai komponen, Ditengah lain air, protein, lemak susu, laktosa (gula alami susu), vitamin, dan mineral. Karenanya, Syarat kadar lemak susu minimal 8 persen bukan berarti produk tersebut hanya mengandung 8 persen susu, melainkan mengandung lemak yang berasal Di susu Di jumlah tertentu.
Ke Di Yang Sama, protein menjadi salah satu komponen penting Sebab secara alami berasal Di susu. Sebab itu, keberadaan standar kadar protein minimal juga menjadi Pada Di karakteristik dasar susu kental manis yang ditetapkan regulator.
Prof Epi mengatakan, jika dibuat Di susu segar yang diuapkan dan ditambahkan gula, produk tersebut tetap tergolong sebagai produk olahan susu.
“Kalau memang Di susu asli, susu segar diuapkan, dikasih gula, itu terkategori produk turunan atau olahan susu,” kata Prof Epi.
Menurutnya, susu kental manis merupakan salah satu bentuk olahan susu, sebagaimana susu pasteurisasi, susu UHT, yoghurt, maupun es krim.
Mengapa Ada yang Mengatakan SKM Bukan Susu?
Meski demikian, Prof Epi menilai kebingungan Hingga Kelompok muncul Sebab terdapat sejumlah produk yang tampilannya mirip Di susu kental manis, tetapi Memiliki komposisi berbeda. Beberapa produk menggunakan campuran lemak nabati dan dipasarkan Di kategori yang berbeda, misalnya creamer kental manis.
Menurutnya, ada produk yang benar-benar dibuat Di susu segar yang diuapkan dan ditambahkan gula. Tetapi ada pula produk yang menggunakan campuran bahan lain, seperti lemak nabati, Supaya tidak seluruh komponen utamanya berasal Di susu.
“Kalau melihat seperti itu, dia tetap produk salah satu turunan atau produk olahan susu. Cuma tadi ada berbagai macam jenis, kriteria,” jelasnya.
Prof Epi mencontohkan, terdapat produk susu kental manis yang dibuat Di susu segar yang diuapkan Lalu ditambahkan gula. Hingga sisi lain, ada pula produk yang tergolong creamer kental manis Sebab menggunakan campuran lemak nabati.
Perbedaan komposisi inilah yang kerap memunculkan anggapan bahwa semua produk kental manis bukan susu. Padahal, berdasarkan regulasi dan definisi produknya, susu kental manis yang memenuhi Syarat tetap termasuk salah satu bentuk produk olahan susu.
Sebab itu, menurut Prof Epi, tidak tepat jika seluruh produk susu kental manis langsung disebut bukan susu. Yang perlu diperhatikan adalah jenis produk dan komposisinya, Sebab terdapat perbedaan Ditengah susu kental manis dan produk lain yang sekilas terlihat serupa Hingga pasaran.
“Di Sebab Itu Di susu segar ini, pasteurisasi, UHT, kental manis, es krim, yoghurt, semuanya banyak. Di Sebab Itu dia produk olahan susu tetap,” pungkasnya.
Halaman 2 Di 3
Simak Video “Video: Ahli Kepuasan Tegaskan Makan Daging Bukan Pemicu GERD!“
(fti/up)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Bagaimana Susu Kental Manis Dibuat? Profesor IPB Jelaskan Prosesnya









