Jakarta –
Karbon monoksida sering disebut sebagai pembunuh diam-diam. Zat itu tidak Memperoleh rasa, bau atau warna. Tetapi menghirup gas tak terlihat ini Untuk jangka waktu lama telah dikaitkan Di kematian beberapa turis.
Mengutip CNN, Sabtu (5/4/2025), turis Amerika Serikat tewas karenanya Pada Untuk Berwisata Di luar negeri. Salah satunya Miller Gardner yang berusia 14 tahun. Ia meninggal dunia Pada Berwisata bersama keluarga Di sebuah resor pantai Di Kosta Rika Di bulan Maret.
Sebulan Sebelumnya Itu, tiga wanita Amerika ditemukan tewas Di kamar hotel mereka Di Belize. Untuk kedua Perkara Hukum Hukum tersebut, pihak berwenang mengatakan bahwa keracunan karbon monoksida adalah penyebab kematian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walaupun banyak Tempattinggal Di AS dilengkapi Di alarm yang dapat mendeteksi keberadaan gas berbahaya ini, para traveler Mungkin Saja perlu melakukan tindakan Upaya Mencegah ekstra Sebagai membatasi paparan Di jalan.
Untuk mana karbon monoksida berasal?
Menurut Badan Perlindungan Lingkungan AS, karbon monoksida dihasilkan ketika Sumber Energi dibakar Untuk peralatan seperti ketel uap, pemanas kolam renang, kompor gas, perapian, dan pengering.
“Setiap alat penghasil karbon monoksida dirancang Sebagai Menerbitkan bahan bakar beracun tersebut Untuk gedung,” kata Charon McNabb, pendiri National Carbon Monoxide Awareness Foundation.
Tanpa Perawatan Medis rutin, sistem ventilasi dapat Merasakan korosi atau bergeser, menciptakan jalur kebocoran Untuk karbon monoksida Sebagai tetap terperangkap Di Untuk ruangan. Gas tersebut Sesudah Itu dapat berpindah Hingga ruangan Di dekatnya Lewat drywall, pintu, dan saluran udara.
Penumpukan karbon monoksida Di udara dapat Memangkas kemampuan Anda Sebagai menyerap oksigen, yang mengakibatkan kerusakan jaringan yang serius atau fatal Di otak, jantung, dan otot.
Menurut studi tahun 2019 yang diterbitkan Untuk jurnal Preventive Medicine Reports, 905 tamu penginapan Di Amerika Serikat keracunan karbon monoksida Untuk tahun 2005 hingga 2018, yang mengakibatkan 22 kematian.
Apa yang dapat dilakukan Dari wisatawan Sebagai membatasi kemungkinan terpapar?
Menurut Konferensi Nasional Badan Legislatif Negeri Dibagian AS, persyaratan Sebagai detektor karbon monoksida Di Tempattinggal dan hotel berbeda Di setiap Negeri Dibagian.
Walaupun platform penyewaan liburan seperti VRBO dan Airbnb hanya mengharuskan unit yang terdaftar Sebagai memenuhi peraturan setempat, pemilik dapat Menunjukkan apakah alarm karbon monoksida ada Di Untuk daftar properti mereka.
McNabb menyarankan wisatawan yang memesan akomodasi Sebagai menelepon Sebelumnya mereka menginap Sebagai memeriksa keberadaan detektor Di setiap kamar tamu dan menanyakan lokasi kamar mereka Di Untuk gedung.
“Wisatawan Mungkin Saja ingin menjauh Untuk kamar Di sebelah ruang pemanas kolam renang Sebab biasanya bahan kimianya disimpan. Bahan kimia tersebut dapat menimbulkan korosi Di logam Di lebih cepat, Agar menciptakan jalur kebocoran,” ujar McNabb, seraya menambahkan bahwa kamar-kamar Di lantai yang lebih tinggi juga bisa Memberi jarak yang lebih aman Untuk peralatan halaman bertenaga gas.
“Jika Anda tidak sepenuhnya yakin Di jawaban yang Anda dapatkan, bermainlah Di aman dan bawalah alarm karbon monoksida Anda sendiri,” kata McNabb.
Alarm portabel berukuran saku bertenaga baterai atau stopkontak yang mampu Meninjau tingkat CO dan memperingatkan User tentang tingkat yang tidak aman.
TSA mengizinkan bepergian Di alarm karbon monoksida, tetapi baterai lithium harus dikeluarkan Untuk Gadget dan ditempatkan Di bagasi kabin.
Kos Galatsis, CEO Forensics Detectors, yang menjual Gadget pemantau Standar udara, menyarankan para pelancong Sebagai meletakkan alarm Di Di tempat tidur mereka, Sebab banyak keracunan yang terjadi ketika tidak bergerak atau Untuk tidur.
Harga alarm CO portabel secara online sangat bervariasi, tetapi fitur yang paling penting Sebagai diperhatikan adalah sertifikasi UL 2034, yang Menunjukkan bahwa Gadget tersebut sesuai Di standar Keselamatan produk nasional.
Bagaimana Di berkemah?
“Para traveler harus menghindari penggunaan kompor gas portabel, lentera bertenaga gas, generator listrik, dan pemanas kimia tanpa api Di Untuk tenda,” menurut Komisi Keselamatan Produk Konsumen (CPSC).
Hal ini sangat penting terutama Pada berkemah Di dataran tinggi, Di mana risiko keracunan karbon monoksida Meresahkan. Tenda juga harus dijauhkan Untuk kendaraan yang tidak bergerak dan api unggun, menurut CPSC.
(msl/fem)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Banyak Turis Tewas Sebab Karbon Monoksida Di Hotel