Jakarta –
Gaya Kesejaganan mental Ke media sosial Mutakhir-Mutakhir menyebut metode menempelkan kompres es Ke area ketiak Sebagai meredakan rasa cemas dan overthinking. Tetapi, apakah trik ini benar-benar terbukti secara medis?
Merespons Kejadian Luar Biasa tersebut, psikiater sekaligus dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, dr. Riati Sri Hartini, SpKJ, MSc, menjelaskan bahwa sensasi dingin memang Menyediakan efek Tenteram sesaat, tetapi sama sekali bukan terapi utama Sebagai mengobati gangguan kecemasan.
Mekanisme Tubuh: Mengapa Kompres Es Terasa Menenangkan?
dr. Riati memaparkan bahwa es dapat Menyediakan rasa Tenteram singkat Melewati dua mekanisme utama yakni:
Aktivasi Saraf Parasimpatis: Sensasi dingin mendadak membantu menurunkan respon Beban tubuh, yang secara alami memicu proses Tenteram.
Cara Grounding Alami: Rasa dingin yang tajam mengalihkan fokus otak Untuk pikiran yang berlebihan (overthinking) kembali Ke sensasi fisik Pada itu juga.
“Efeknya hanya bersifat Sambil Itu, yaitu membantu menenangkan tubuh, bukan mengatasi penyebab kecemasan. Hingga Pada ini belum ada bukti ilmiah yang cukup bahwa kompres es Ke ketiak merupakan terapi Sebagai mengatasi gangguan kecemasan,” tegas dr. Riati dikutip Untuk laman IPB University, Minggu (17/8/2026).
Waspada Bahaya Cold Burn dan Mitos Terapi Kesejaganan Jiwa
dr Riati mengingatkan Kelompok Sebagai tidak menjadikan kompres es sebagai solusi Sebagai meredakan kecemasan. Menggunakan es batu secara langsung Di kulit Untuk waktu lama justru berisiko memicu iritasi hingga cold burn (Kerusakan jaringan kulit akibat paparan suhu sangat dingin).
Kompres dingin sebaiknya hanya dimanfaatkan sebagai pertolongan pertama Pada merasa panik atau tegang, bukan Perawatan jangka panjang.
Apabila rasa cemas dan overthinking sudah berlangsung Pada beberapa minggu, mengganggu tidur, mengacaukan pekerjaan, atau disertai serangan panik (panic attack), dr Riati mengimbau Kelompok Sebagai segera menemui ahli.
“Penanganan yang tepat Sebelum dini Bersama psikolog atau psikiater Berencana Menyediakan hasil yang jauh lebih baik, baik Melewati Pemberian psikoterapi CBT maupun pemberian Perawatan-obatan jika memang diperlukan,” tutupnya.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Benarkah Kompres Ketiak Bersama Es Bisa Redakan Overthinking? Ini Kata Ahli Jiwa











