Jakarta –
Pada ini cabai Dikatakan sebagai simbol rasa pedas paling ekstrem Di dunia Masakan. Akan Tetapi, ternyata cabai terpedas sekali pun tidak ada apa-apanya jika dibandingkan Di tanaman ini.
Melansir Untuk Oddity Central (2/4), Euphorbia resinifera atau tanaman sukulen yang dikenal Di nama resin spurge ini menyimpan rahasia yang bisa membuat sensasi lidah terbakar.
Tanaman mirip kaktus yang umum ditemukan Di Maroko, serta Di Euphorbia poissonii Di Nigeria ini, Memiliki tingkat kepedasan Di luar nalar manusia. Senyawa alami paling pedas yang dikenal manusia bukanlah capsaicin, melainkan Resiniferatoxin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai perbandingan, Pepper X yang merupakan cabai terpedas Di dunia versi Guinness World Records Memiliki skor 2,69 juta unit Di Skala Scoville.
Malahan capsaicin murni, zat yang Memberi rasa pedas Di cabai, berada Di angka 16 juta unit Scoville dan bisa berakibat fatal jika dikonsumsi Untuk jumlah besar.
Akan Tetapi, kedua angka tersebut tidak ada apa-apanya dibandingkan Di Resiniferatoxin yang Memiliki rating mencapai 16 miliar unit Scoville.
Kekuatannya tercatat 1.000 kali lebih pedas daripada capsaicin murni. Tingkat kepedasan ini hampir tidak tertahankan Untuk manusia, Malahan Untuk jumlah yang sangat kecil.
Alih-alih menjadi bahan Minuman, zat ini lebih menyerupai senjata kimia Sebab mampu menyebabkan luka bakar kimiawi yang parah.
Cara kerja senyawa ini Pada tubuh pun tergolong ekstrem. Baik capsaicin maupun Resiniferatoxin sama-sama mengaktifkan reseptor TRPV1 Untuk tubuh manusia, tapi Resiniferatoxin mengikat reseptor tersebut Di intensitas jauh lebih besar.
Hal tersebut menyebabkan ion kalsium membanjiri sel saraf Untuk jumlah besar hingga terjadi kelebihan beban yang secara harfiah mematikan ujung saraf.
Efeknya adalah desensitisasi atau hilangnya sensitivitas saraf secara permanen. Tanaman Euphorbia resinifera sendiri diyakini Menyusun senyawa mematikan ini sebagai strategi bertahan hidup agar terhindar Untuk gangguan hewan herbivora.
Strategi ini terbukti sangat efektif, mengingat kontak fisik yang minim saja sudah cukup Sebagai memicu luka bakar yang serius.
(adr/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Bukan Cabai! Ini Tanaman Di ‘Kepedasan’ Paling Gila Di Dunia











