Chery Rombak Tugas Petinggi, Jetour Diarahkan Naik Kelas


Jakarta, CNN Indonesia —

Chery Automobile merombak pembagian tugas jajaran petingginya Sebagai memperdalam strategi Perdagangan Bebas 3.0. Lewat perombakan ini, merek Chery dimasukkan Di sistem pasar Internasional, Sambil Jetour diarahkan naik kelas sebagai merek off-road.

Keputusan itu tertuang Di pengumuman Chery Automobile soal penyesuaian pembagian tugas eksekutif yang dirilis Rabu (7/10). Perusahaan menyebut langkah ini diambil Sebagai Merangsang penerapan Perdagangan Bebas 3.0 secara menyeluruh sekaligus memperkuat integrasi operasional domestik dan internasional.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zhang pegang Chery

Executive Vice President Chery Automobile Zhang Guibing kini langsung membawahi Grup Usaha Domestik merek Chery. Samping Itu Ia juga memegang Pusat Desain Internasional, Pusat SDM Internasional, Pusat Hukum Internasional, Divisi Ekosistem Suku Cadang Internasional, serta perusahaan robotik Anhui Mojia Zhichuang Android Technology.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jabatan rangkap Zhang Di lain General Manager Grup Usaha Internasional dan ketua Asosiasi Manajemen Pasar dan Pemasaran. Samping Itu, ia menjabat wakil ketua eksekutif Asosiasi Keselamatan dan Lingkungan serta ketua Asosiasi Manajemen Perubahan Proses.

Menurut IT Home, Zhang lama berkecimpung Ke pasar luar negeri dan ikut membangun sistem Usaha internasional Chery yang mencakup Studi dan Pembaruan, produksi, serta layanan. Selain Usaha luar negeri, ia juga menangani Usaha Android Mojia.

Jetour naik kelas

Ke Di Yang Sama, Executive Vice President Li Xueyong ditugaskan membawahi Divisi Merek Jetour. Fokusnya Merangsang Jetour Di kelas atas dan membangun merek off-road yang lebih berdaya saing Internasional.

Li juga membawahi departemen humas korporat dan menjadi wakil ketua eksekutif Asosiasi Manajemen Pasar dan Pemasaran. Ia bertugas mendukung pemasaran domestik Sebagai strategi Perdagangan Bebas 3.0 serta membangun citra merek korporat Chery secara Internasional.

Mengutip CarNewsChina, Jetour awalnya didirikan Chery sebagai merek Kendaraan Pribadi massal bertema touring Sebagai pasar domestik maupun luar negeri. Merek ini juga populer Ke sejumlah kawasan luar negeri, seperti Timur Di.

Jetour sebetulnya sudah melangkah Di segmen mewah lewat SUV plug-in hybrid (PHEV) G700. Chery tampaknya kini berencana Memiliki dua merek kelas atas, yakni Exeed Sebagai segmen mewah konvensional dan Jetour Sebagai segmen off-road.

Ke Indonesia, Jetour dipasarkan PT Jetour Sales Indonesia. Ke Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Jetour memajang empat SUV, yakni Dashing, X70 Plus, Tanpapemenang T1, dan Tanpapemenang T2, termasuk varian PHEV T2 i-DM yang diluncurkan Ke pameran tersebut.

Tanpapemenang T2 diposisikan sebagai Rugged Adventure SUV, Sambil Tanpapemenang T1 disebut sebagai Urban Adventure SUV.

Chery Berkata perombakan ini bertujuan memasukkan merek utama Di sistem Internasional sekaligus membesarkan merek-merek khasnya. Langkah itu disebut Sebagai memperdalam strategi Perdagangan Bebas 3.0 Bersama sistem operasional yang lebih efisien.

(fea)



Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Chery Rombak Tugas Petinggi, Jetour Diarahkan Naik Kelas