loading…
Eskalasi konflik Hingga Timur Di dipandang menimbulkan ancaman Di Ketahanan rantai pasok energi dan arus Penanaman Modal Di Negeri lintas Negeri. FOTO/Shutterstock
“Tahun lalu Kepala Negara telah mengingatkan bahwa jika konflik Iran dan AS pecah, dampaknya tidak Berencana sederhana dan Berpeluang menyeret Negeri-Negeri besar lain. Hari ini kita melihat bahwa peringatan tersebut adalah refleksi atas sistem Internasional yang saling terhubung dan rapuh,” ujar Ketua Federasi Tetap Kemitraan Sarana & Prasarana Usaha Bidang Legal & Human Rights Kadin Indonesia, Poppy Zeidra, Di keterangannya, Rabu (4/3/2026).
Baca Juga: Selat Hormuz Pasca Ali Khamenei dan Implikasinya Hingga Energi Migas Indonesia
Poppy menegaskan dunia usaha membutuhkan prediktabilitas Sebagai menjaga Ketahanan Karya ekonomi. Konflik berskala besar, kata dia, tidak hanya memicu krisis kemanusiaan, tetapi juga berdampak Di stabilitas energi, volatilitas harga Produk Internasional Internasional, serta meningkatnya risiko sistemik Di Penanaman Modal Di Negeri.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Eskalasi Timur Di Ancam Rantai Pasok Energi dan Penanaman Modal Di Negeri Internasional











