Jenna Scott (39) masih ingat betul rasa sakit luar biasa Ke perutnya Pada hamil anak pertama. Kala itu, Ahli Kebugaran meyakinkannya bahwa rasa sakit tersebut “normal” Untuk ibu hamil. Akan Tetapi, setahun Setelahnya melahirkan, kenyataan pahit menghantamnya: Jenna didiagnosis kanker usus besar stadium 4 Ke usia 31 tahun.
“Saya selalu sangat Segar dan sehat. Saya Olahragawan seumur hidup. Di sekejap, hidup saya berubah total. Kanker berarti kematian Di dunia saya Pada itu,” kenang Jenna kepada CNN.
Kisah Jenna bukan Tindak Kejahatan tunggal. Studi terbaru yang diterbitkan Di jurnal medis JAMA mengungkapkan Gaya yang mengkhawatirkan: Kanker kolorektal (usus besar dan rektum) kini telah menjadi penyebab utama kematian akibat kanker Ke orang dewasa Ke bawah usia 50 tahun Ke Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lonjakan Kematian yang Mengejutkan
Sebelum tahun 2005, angka kematian akibat kanker ini Ke kelompok usia Ke bawah 50 tahun Menimbulkan Kekhawatiran 1,1% setiap tahun. Sambil Itu angka kematian akibat jenis kanker lain seperti paru-paru dan payudara justru menurun, kanker usus besar terus merangkak naik hingga menempati urutan pertama Ke tahun 2023.
“Kita tidak tahu pasti mengapa ini Menimbulkan Kekhawatiran. Ini tidak bisa lagi disebut sebagai Gangguan orang tua. Kita harus menggandakan Studi Untuk mengetahui apa yang Merangsang ‘Bencana Alam’ kanker Ke generasi yang lahir Setelahnya tahun 1950 ini,” ujar Dr. Ahmedin Jemal Bersama American Cancer Society.
Bahaya Mengabaikan Tanda Ke Usia Muda
Masalah utama Ke pasien muda adalah keterlambatan diagnosis. Banyak orang dewasa Ke bawah 45 tahun yang tidak masuk Di kriteria skrining rutin, Agar kanker Terbaru terdeteksi Pada sudah muncul Tanda.
Celakanya, Tanda tersebut sering kali diabaikan Bersama pasien atau Malahan Disorot remeh Bersama penyedia layanan Kesejajaran Lantaran faktor usia. Disekitar 60% pasien Ke bawah 50 tahun Terbaru terdiagnosis Pada kanker sudah memasuki stadium 3 atau 4.
Waspadai Tanda ‘red flag’ berikut:
- Adanya darah Ke tinja atau perdarahan rektal.
- Perubahan kebiasaan BAB (diare, sembelit, atau tinja mengecil) yang berlangsung lebih Bersama beberapa hari.
- Nyeri perut atau kram yang terus-menerus.
- Kelemahan, kelelahan ekstrem, dan penurunan berat badan tanpa sebab.
- Sensasi BAB tidak tuntas.
Para ahli kini merekomendasikan skrining rutin dimulai Sebelum usia 45 tahun. Skrining kanker usus besar (seperti kolonoskopi) adalah kemampuannya menemukan dan mengangkat polip Sebelumnya berubah menjadi kanker.
“Ini adalah satu Bersama dua jenis skrining yang tidak hanya mendeteksi kanker Sebelum dini, tetapi juga mencegahnya agar tidak pernah terjadi,” tegas Dr Jemal.
Halaman 2 Bersama 2
(kna/kna)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Kanker Usus Besar Karena Itu ‘Pembunuh Utama’ Usia Muda, Ini Tanda yang Sering Diabaikan











