Jakarta, CNN Indonesia —
Raksasa Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik China, BYD, secara resmi membantah klaim yang beredar Ke media sosial Yang Terkait Bersama kabar perusahaan Di Membuat atau hendak Melakukan Kendaraan Pribadi terbang.
Bantahan ini disampaikan sebagai respons atas spekulasi daring yang meluas sembari mengaitkan BYD. Klarifikasi tersebut muncul Ke Ditengah meningkatnya minat industri Pada Pembaruan Kendaraan Pribadi terbang Ke kalangan produsen Kendaraan Pribadi China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Li Yunfei, General Manager BYD Group sekaligus penanggung jawab hubungan Komunitas, Berkata klaim mengenai Wacana BYD Mengeluarkan Kendaraan Pribadi terbang adalah kekeliruan Lantaran tidak didasarkan Ke Wacana perusahaan. Ia juga menyebut pihaknya Akansegera terus menahan diri Untuk Berusaha Mengatasi rumor palsu yang beredar.
Sebelumnya ramai Ke media sosial Yang Terkait Bersama postingan video pendek yang menyebut sub-merek ultra-mewah BYD, Yangwang, Di menyiapkan proyek Kendaraan Pribadi terbang Bersama nama Ufly.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produk ini disebut dilengkapi Keahlian pengisian cepat tingkat megawatt dan arsitektur canggih.
Sumber-sumber yang tidak terverifikasi tersebut mengemukakan detail Penampilan fiktif dan Justru mengklaim uji terbang telah selesai dilakukan. Tanggapan resmi BYD menegaskan bahwa laporan-laporan tersebut dibuat-buat dan tidak didasarkan Ke informasi Pembaruan produk yang terverifikasi.
Sambil Itu data Menunjukkan minat Pada Keahlian Kendaraan Pribadi terbang terus Meresahkan Ke sebagian sektor Kendaraan Pribadi dan kedirgantaraan China.
Produsen seperti Xpeng, Geely (Lewat anak perusahaan Aerofugia), GAC, Changan, dan FAW telah secara terbuka Mengeluarkan inisiatif atau Eksperimen Yang Terkait Bersama kendaraan terbang Ke ketinggian rendah atau sistem udara hibrida.
Beberapa perusahaan juga telah Membuat prototipe, memasuki proses sertifikasi, atau memamerkan Konsep Kendaraan Pribadi terbang Ke ajang industri.
Sebagai contoh, anak perusahaan kendaraan udara milik Xpeng telah memulai produksi percontohan Kendaraan Pribadi terbang hibrida, dan proyek produsen lain kini Ditengah bergerak Lewat persetujuan regulasi dan direncanakan meluncur paling cepat 2026.
Perkembangan Ke China berbeda Bersama pernyataan resmi BYD, yang Sampai Sekarang belum mengonfirmasi apapun Yang Terkait Bersama adanya Langkah Kendaraan Pribadi terbang, demikian melansir Car News China, Rabu (31/12).
(ryh/fea)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Kendaraan Pribadi Terbang BYD Hoaks











