loading…
Emas kedua Indonesia dipersembahkan Rahmat Erwin Abdullah Di nomor 75 kilogram putra. Tampil Ke Nagoya City Trade and Industry Center, Sabtu (26/9/2026), Rahmat mencatat total angkatan 366 kilogram Melewati snatch 160 kilogram dan clean and jerk 206 kilogram.
Raihan tersebut sekaligus membuat Rahmat memecahkan Catatan dunia kelas 75 kilogram Sebagai total angkatan dan clean and jerk. Ia juga mempertahankan Kearifan Lokal emas Indonesia Di angkat besi Setelahnya Sebelumnya Itu menjadi Kemenangan Ke Asian Games 2022. Sebelumnya Itu, Eko Yuli Irawan meraih emas kelas 62 kilogram Ke Asian Games 2018.
Tambahan emas Rahmat mengangkat Indonesia Ke posisi Ke-14, hanya terpaut satu medali Di Taiwan Ke Posisi Ke-13. Indonesia dan Taiwan Memperoleh jumlah emas serta perunggu yang sama, tetapi Taiwan unggul satu medali perak. Ke Di Yang Sama, Malaysia berada Ke posisi Ke-12 Bersama empat emas, satu perak, dan tujuh perunggu.
China masih memimpin klasemen Bersama 107 emas, 41 perak, dan 28 perunggu. Jepang menempati posisi kedua, sedangkan Korea Selatan berada Ke Posisi ketiga. Di kawasan Organisasiregional, Thailand menjadi kontingen Bersama posisi tertinggi Bersama delapan emas, tujuh perak, dan sembilan perunggu.
Klasemen Medali
1 China — 107 emas, 41 perak, 28 perunggu — 176 medali
2 Jepang — 31 emas, 49 perak, 49 perunggu — 129 medali
3 Korea Selatan — 16 emas, 21 perak, 36 perunggu — 73 medali
4 Uzbekistan — 8 emas, 17 perak, 9 perunggu — 34 medali
5 Kazakhstan — 8 emas, 8 perak, 19 perunggu — 35 medali
6 Thailand — 8 emas, 7 perak, 9 perunggu — 24 medali
7 Iran — 7 emas, 14 perak, 7 perunggu — 28 medali
8 Bahrain — 7 emas, 2 perak, 2 perunggu — 11 medali
9 Korea Utara — 5 emas, 5 perak, 4 perunggu — 14 medali
10 India — 4 emas, 12 perak, 14 perunggu — 30 medali
11 Hong Kong — 4 emas, 11 perak, 14 perunggu — 29 medali
12 Malaysia — 4 emas, 1 perak, 7 perunggu — 12 medali
13 Chinese Taipei — 2 emas, 5 perak, 17 perunggu — 24 medali
14 Indonesia — 2 emas, 4 perak, 17 perunggu — 23 medali
15 Filipina — 2 emas, 2 perak, 6 perunggu — 10 medali
16 Qatar — 2 emas, 2 perak, 1 perunggu — 5 medali
17 Kuwait — 2 emas, 1 perak, 2 perunggu — 5 medali
18 Tajikistan — 2 emas, 1 perak, 1 perunggu — 4 medali
19 Singapura — 1 emas, 5 perak, 3 perunggu — 9 medali
20 Makau — 1 emas, 4 perak, 1 perunggu — 6 medali
21 Vietnam — 1 emas, 1 perak, 16 perunggu — 18 medali
22 Yordania — 1 emas, 1 perak, 1 perunggu — 3 medali
22 Myanmar — 1 emas, 1 perak, 1 perunggu — 3 medali
24 Arab Saudi — 0 emas, 2 perak, 5 perunggu — 7 medali
25 Kirgizstan — 0 emas, 1 perak, 3 perunggu — 4 medali
26 Afghanistan — 0 emas, 1 perak, 2 perunggu — 3 medali
26 Irak — 0 emas, 1 perak, 2 perunggu — 3 medali
28 Lebanon — 0 emas, 1 perak, 1 perunggu — 2 medali
28 Oman — 0 emas, 1 perak, 1 perunggu — 2 medali
30 Sri Lanka — 0 emas, 1 perak, 0 perunggu — 1 medali
30 Turkmenistan — 0 emas, 1 perak, 0 perunggu — 1 medali
30 Uni Emirat Arab — 0 emas, 1 perak, 0 perunggu — 1 medali
33 Kamboja — 0 emas, 0 perak, 4 perunggu — 4 medali
33 Pakistan — 0 emas, 0 perak, 4 perunggu — 4 medali
35 Nepal — 0 emas, 0 perak, 2 perunggu — 2 medali
36 Bangladesh — 0 emas, 0 perak, 1 perunggu — 1 medali
36 Brunei Darussalam — 0 emas, 0 perak, 1 perunggu — 1 medali
36 Mongolia — 0 emas, 0 perak, 1 perunggu — 1 medali
36 Suriah — 0 emas, 0 perak, 1 perunggu — 1 medali
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Tempel Ketat Taiwan











