Langkah Pra-Penanganan Heatstroke Di Mudik Lebaran Biar Jantung Tetap Aman

Jakarta

Untuk beberapa waktu terakhir, cuaca panas ‘menyelimuti’ beberapa Daerah Di Indonesia. Ini menjadi tantangan tersendiri Bagi pemudik lebaran Lantaran harus melakukan perjalanan Di bawah cuaca panas dan dihadapkan Di risiko heatstroke (serangan panas), terlebih tak sedikit orang yang tetap memilih puasa Pada perjalanan.

Lalu, apa yang bisa dilakukan Bagi mencegah heatstroke Pada perjalanan mudik? Spesialis jantung dan pembuluh darah dr Vito A Damay, SpJP membagikan beberapa tips yang bisa dilakukan.

dr Vito mengatakan salah satu faktor penting Untuk mencegah heatstroke adalah menjaga kecukupan cairan. Bersama Sebab Itu, selain makan bernutrisi, sahur juga harus dilakukan Bersama minum yang cukup.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Sahur harus cukup cairan, Bersama Sebab Itu jangan cuma makan. Hindari Minuman berlebihan Lantaran membuat banyak buang air kecil,” ungkap dr Vito ketika dihubungi detikcom, Rabu (18/3/2026).



Sesudah Itu, dr Vito juga menyarankan Bagi sebisa Bisa Jadi menghindari matahari terik secara langsung. Jangan lupa berteduh, apalagi jika sudah mulai merasa kepanasan.

Jika mudik menggunakan kendaraan roda empat, gunakan AC atau pastikan ventilasi udara kendaraan baik. Hindari juga duduk terlalu lama Di Kendaraan Pribadi yang panas tanpa sirkulasi yang baik.

“Gunakan Pengganti longgar, warna terang. Kalau bermotor jangan pakai jaket terlalu tebal Di siang ekstrem,” ungkap dr Vito.

Cuaca panas yang terjadi Di puasa memang dapat Memperbaiki risiko heatstroke. Tubuh yang tidak Memperoleh cairan Untuk waktu lama, Sambil cairan tetap keluar lewat keringat, Memperbaiki risiko dehidrasi dan berisiko Bagi sistem jantung dan pembuluh darah.

Untuk Kepuasan panas, tubuh Akansegera melakukan pelebaran pembuluh darah Bagi membuang panas. Akan Tetapi, ketika cairan kurang, volume darah Akansegera menurun, tekanan darah menurun, hingga jantung harus bekerja lebih keras Bagi mempertahankan aliran darah.

“Ini bisa menimbulkan keluhan pusing, berdebar, dan Justru gangguan perfusi Di otak,” katanya.

Sebagai Gantinya, Di beberapa orang, tubuh juga bisa Menyaksikan vasokonstriksi kompensasi atau penyempitan pembuluh darah. Kepuasan ini akhirnya Memangkas aliran darah Di organ penting.

Halaman 2 Bersama 2

(avk/up)



Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Langkah Pra-Penanganan Heatstroke Di Mudik Lebaran Biar Jantung Tetap Aman