Banyak orang membatasi frekuensi makan hingga hanya sekali sehari Bagi menurunkan berat badan Bersama cepat. Tetapi, cara ini belum tentu efektif dan justru bisa membuat kebutuhan Gizi harian tidak terpenuhi.
Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan, pola makan hanya sekali sehari kerap disebut snake Pola Makan atau Pola Makan ular. Menurutnya, metode ini tidak dianjurkan Sebab tubuh tetap membutuhkan asupan zat gizi makro dan mikro yang cukup setiap hari.
“Iya, itu biasanya disebut Bersama istilah snake Pola Makan. Nah, itu sebenarnya gak efektif kalau misalnya makan cuma sehari sekali, Sebab kan tubuh kita sebenarnya butuh makronutrien,” ujar dr Yaze Untuk Tayangan Langsung TikTok detikHealth, Kamis (24/9/206).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dr Yaze memaparkan, ketika seseorang nekat hanya makan sekali sehari dan hanya mengonsumsi Di 400 hingga 500 kalori, padahal kebutuhan harian rata-ratanya mencapai 1.800 kalori, maka tubuh Berencana Merasakan defisit gizi yang parah.
“Nggak tercukupi tuh makro sama mikronutrien kamu. Kamu bisa-bisa terjadi defisiensi mikronutrien, bisa-bisa malah misalnya kekurangan asupan vitamin gara-gara makannya cuma satu kali sehari,” jelasnya.
Jebakan ‘Tren Saving’ Organ Tubuh
Lantas, mengapa berat badan justru enggan turun Di menerapkan metode ekstrem ini? dr Yaze menyebut hal tersebut terjadi Sebab tubuh secara otomatis mengaktifkan saving Tren alias Tren hemat energi.
Di tubuh merasa kekurangan asupan energi secara mendadak dan drastis, fungsi metabolisme tidak lagi Memusatkan Perhatian Ke pembakaran lemak atau penurunan berat badan. Organ-organ vital Berencana memprioritaskan energi yang tersisa hanya Bagi menjaga fungsi kehidupan dasar.
“Kalau kekurangan makan, bukan Memusatkan Perhatian Bagi turunin berat badan, tapi fokusnya Bagi bernapas, buat detak jantung, buat berpikir. Karena Itu, gak baik juga Bersama makan sehari cuma sekali,” tegas dr Yaze.
Terus, gimana sih cara yang benar Untuk mengatur porsi atau kalori yang dikonsumsi per hari supaya berat badan turun?
Tenteram, yuk kita berbincang soal ‘Porsi Vs Kalori’ bareng Praktisi Medis gizi dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, Ke live Tiktok. Catat jadwal live-nya Ke Tiktok @detikHealth, Kamis (15/10/2026) jam 15.00 WIB.
Halaman 2 Bersama 2
(sao/suc)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Makan Sehari Sekali Bikin Cepat Kurus? Ini Penjelasan Praktisi Medis Gizi











