Jakarta – Ceker ayam kerap diolah menjadi bone broth atau kaldu tulang dan dikonsumsi Sebagai memperoleh kulit glowing. Olahan ini juga diyakini menjadi rahasia rambut lebat dan tulang kuat.
Kandungan kolagen Di ceker ayam lah yang kabarnya berkhasiat Untuk Keindahan. Sejenis protein ini dipercaya berperan penting Untuk tubuh. Benarkah demikian?
Makanan Bergizi Ceker Ayam
Ceker ayam termasuk Pada yang bergizi Bersama menyediakan banyak protein, lemak vitamin, dan mineral, dilansir Bersama Healthline. Disekitar 70% Bersama total kandungan proteinnya adalah kolagen, protein struktural yang Menyediakan kekuatan Di kulit, otot, dan tulang.
Kandungan folat atau vitamin B9-nya tinggi yang bagus Sebagai sintesis DNA dan bantu mencegah kelainan Di lahir. Ceker ayam juga mengandung vitamin A, kalsium, fosfor, dan lemak.
Di 2 ceker ayam (70 gram) setidaknya menyediakan 150 kalori, 14 gram protein, 10 gram lemak, dan 15% vitamin B9 Bersama nilai harian yang dibutuhkan (Daily Value/DV).
Benarkah Ceker Ayam Bagus Sebagai Kulit?
Kolagen merupakan komponen utama kulit. Tingginya kolagen Di ceker ayam bisa membuat kulit lebih sehat Bersama Meningkatkan hidrasi, elastisitas, dan kepadatannya.
Studi 2015 Memperhatikan 105 wanita menemukan bahwa konsumsi kolagen secara teratur berdampak signifikan Di Memangkas kerutan dan selulit Di kulit.
Menurut tinjauan Pada 11 Eksperimen Di 805 orang, asupan kolagen Menunjukkan hasil menjanjikan Di memperlambat penuaan kulit dan menyembuhkan luka.
Review Pada 26 Eksperimen yang fokus Di wanita juga memperlihatkan adanya peningkatan elastisitas dan hidrasi kulit Sesudah mengkonsumsi 1-12 gram kolagen per hari Pada 4-12 minggu.
Kolagen bagus Sebagai kulit Lantaran kinerjanya Di Meningkatkan kadar asam hialuronat, molekul penahan air yang dipercaya bantu mencegah penuaan kulit.
Manfaat Ceker Ayam Lainnya
Kandungan kolagen Di ceker ayam juga diyakini punya sejumlah manfaat lain Untuk Kesejajaran, yaitu sebagai berikut:
1. Mencegah Pengeroposan Tulang
Komponen utama massa tulang adalah kolagen. Seiring bertambahnya usia, kadar kolagen Akansegera menurun dan massa tulang Akansegera berkurang. Hal ini dapat menyebabkan osteoporosis, Situasi Di kepadatan tulang menyusut Agar mudah keropos dan patah.
Asupan kolagen dipercaya bisa Meningkatkan pembentukan dan kepadatan tulang. Menurut studi Pada 66 wanita pasca menopause yang mengkonsumsi 5 gram kolagen setiap harinya Pada 12 bulan, terjadi peningkatan kepadatan mineral tulang hingga 7%.
2. Memangkas Nyeri Sendi
Kolagen Di ceker ayam dapat meredakan nyeri sendi. Eksperimen Pada 3 bulan Pada 191 pengidap osteoartritis lutut menyimpulkan dosis harian kolagen Bersama tulang rawan ayam Memangkas nyeri, kekakuan, dan disfungsi fisik secara signifikan.
Berdasarkan studi Pada 139 Olahragawan yang nyeri lutut juga Menunjukkan hasil serupa. Mereka yang mengkonsumsi 5 gram kolam per hari Merasakan penurunan intensitas nyeri Pada beraktivitas.
3. Meningkatkan Massa Otot
Sebagai penyumbang 30% Bersama total protein tubuh, kolagen termasuk komponen penting Untuk otot. Eksperimen Pada 12 minggu menemukan sekelompok pria lansia pengidap sarkopenia yang mengkonsumsi 15 gram kolagen Di berpartisipasi Di Inisiatif Latihan memperoleh massa otot yang lebih banyak.
4. Memperkuat Rambut dan Kuku
Kekuatan rambut dan kuku diyakini bertambah Bersama mengkonsumsi kolagen. Banyak orang melaporkan konsumsi kolagen bantu menghindari rambut Bersama kerusakan.
5. Menjaga Kesejajaran Jantung
Kolagen Menyediakan struktur Di arteri. Tanpa kolagen yang cukup, arteri menjadi kurang fleksibel dan elastis Agar dapat memicu aterosklerosis, yaitu Gangguan yang ditandai Bersama penyempitan arteri. Situasi ini bisa menyebabkan serangan jantung dan stroke.
Studi Pada orang dewasa sehat yang mengkonsumsi 16 gram kolagen setiap harinya Pada 6 bulan memperlihatkan terjadinya penurunan ukuran kekakuan arteri yang signifikan.
Kadar kolesterol ‘baik’ atau HDL mereka juga Menimbulkan Kekhawatiran hingga 6%. HDL diketahui menjadi faktor penting Di Kesejajaran jantung.
Efek Di Ceker Ayam
Mengutip situs Universitas Muhammadiyah Surabaya, per 100 gram ceker ayam menyediakan 5,5 gram lemak tak jenuh atau 60% Bersama kebutuhan harian dewasa. Pada kaki ayam ini juga mengandung 84 miligram kolesterol atau Disekitar 20% kebutuhan harian.
Ada baiknya konsumsi ceker ayam cukup Di jumlah wajar, tidak terlalu sering dan tidak terlalu banyak, sebab bisa memicu peningkatan kolesterol. Kadar kolesterol yang tinggi terus-menerus dapat mengakibatkan mudah lelah hingga risiko serius seperti gagal jantung atau stroke.
(azn/row)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Manfaat Ceker Ayam Sebagai Keindahan, Bisa Bikin Kulit Glowing!