PCOS Bikin Berat Badan Susah Turun? Ini Penjelasan dan Solusi Ahli Kemakmuran Gizi

Jakarta –

Penurunan berat badan kerap menjadi tantangan Bagi wanita yang mengidap Polycystic Ovary Syndrome (PCOS). Gangguan hormonal ini dapat membuat pengidapnya lebih sulit menurunkan berat badan, terutama ketika terdapat kelebihan lemak tubuh.

Padahal, pengelolaan berat badan menjadi salah satu Dibagian penting Di penanganan PCOS, termasuk Bagi mereka yang Lagi menjalani Langkah kehamilan (promil).

Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa kelebihan berat badan dan PCOS Memperoleh keterkaitan. Penumpukan lemak tubuh dapat memicu peradangan (inflamasi), yang Di akhirnya dapat membuat upaya menurunkan berat badan menjadi lebih sulit.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kalau PCOS kadang bisa terjadi Sebab misalnya terlalu tinggi berat badannya. Karena Itu biasanya obgyn-nya Berencana minta Bagi turun dulu berat badannya,” ungkap dr Yaze Di Penyiaran Langsung TikTok detikHealth, Kamis (24/9/2026).

“Bersama kelebihan lemak Ke tubuh, pasti inflamasi Berencana Meresahkan juga. Karena Itu akhirnya agak kesulitan Bagi menurunkan berat badan,” sambungnya.



dr Yaze tak menampik bahwa pejuang PCOS memang Berusaha Mengatasi tantangan ganda, baik Bersama faktor hormonal maupun Kemakmuran psikologis harian.

“Memang lebih sulit Bagi penderita PCOS Bagi menurunkan berat badannya. Sebab kan memang selain Sebab ada hormonal, biasanya juga ada mood swing juga. Agak susah, Karena Itu kadang-kadang harus dipelajari dulu,” sambungnya.

Solusi Defisit Kalori dan Trik Urutan Makan

Bagi menangani pasien PCOS, dr Yaze menekankan pentingnya evaluasi Life Style menyeluruh Sebelumnya menyusun Wacana makan (meal plan). Solusi utamanya tetap berpatokan Di Prototipe defisit kalori, tetapi Bersama strategi pengelolaan rasa kenyang yang lebih terstruktur.

“Karena Itu kayak aku harus ngobrol dulu kebiasaan makannya dia, terus kebiasaan tidurnya, kebiasaan olahraganya, Terbaru bisa dibuatkan meal plan-nya. Kalau gimana harus bisa menurunkan berat badan, ya sudah pasti harus defisit kalori dulu,” terang dr Yaze.

“Defisit kalori memang tujuannya supaya kenyangnya lebih lama. Bersama kenyang lebih lama artinya enggak Berencana jajan sembarangan, enggak Berencana jajan misalnya kayak boba atau matcha yang banyak susu dan creamer-nya,” lanjutnya.

Salah satu trik sederhana yang direkomendasikan dr Yaze adalah mengatur urutan Pada menyantap Minuman, seperti:

  1. Makan sayur dan buah terlebih dahulu.
  2. Lanjutkan Bersama mengonsumsi asupan protein.
  3. Konsumsi karbohidrat Ke porsi paling akhir.

“Terbaru nanti kalau sudah kenyang gara-gara dua ini, bisa nih si karbonya pasti Berencana kamu kurangin makannya,” paparnya.

Bantu Stabilkan Hormon dan Sukseskan Promil

Pada asupan energi berkurang dan berat badan mulai turun, dr Yaze menyebut sistem hormonal Di tubuh penderita PCOS biasanya Berencana berangsur membaik secara alami.

“Nah kalau misalnya energi yang masuk Ke Di tubuh sudah lebih sedikit, biasanya kan turun nih berat badannya. Itu biasanya si hormonalnya mulai membaik,” kata dr Yaze.

“Justru orang yang misalnya tensinya tinggi, kalau misalnya pola makannya sudah diatur lebih sehat, tensinya pun bisa kembali Ke lebih stabil,” jelasnya.

Penurunan berat badan ini menjadi modal sangat krusial, terutama Bagi pejuang PCOS yang Lagi merencanakan kehamilan.

“Karena Itu memang harus turun dulu berat badannya, Terbaru nanti kembali Ke obgyn Bagi dilanjutkan lagi Langkah hamil atau promil,” pungkas dr Yaze.

Halaman 2 Bersama 3

(sao/suc)


Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: PCOS Bikin Berat Badan Susah Turun? Ini Penjelasan dan Solusi Ahli Kemakmuran Gizi