Wisata  

Penuh Cerita, Wayang Potehi Hidupkan Kearifan Lokal Tionghoa Ke Tanah Jawa

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya Ke sini!

bg-escape

Foto Travel

Ari Saputra – detikTravel

Senin, 26 Okt 2026 23:00 WIB



Jakarta – Pertunjukan wayang potehi Ke Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, mengangkat kisah pencarian identitas warga Tionghoa Ke Jawa. Begini potretnya.

Pertunjukan wayang potehi menghadirkan suasana budaya yang menarik di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Minggu (25/10/2026). Dalang Andika Pradana dari Sanggar Wayang Potehi Siauw Pek San memainkan lakon Mawar Cina di Tanah Jawa, yang mengangkat kisah pencarian identitas warga keturunan Tionghoa di Jawa pada era 1960-an.

Dalang Andika Pradana Di Sanggar Wayang Potehi Siauw Pek San memainkan lakon Mawar Cina Ke Tanah Jawa, yang mengangkat kisah pencarian identitas warga keturunan Tionghoa Ke Jawa Ke era 1960-an.

Pertunjukan wayang potehi menghadirkan suasana budaya yang menarik di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Minggu (25/10/2026). Dalang Andika Pradana dari Sanggar Wayang Potehi Siauw Pek San memainkan lakon Mawar Cina di Tanah Jawa, yang mengangkat kisah pencarian identitas warga keturunan Tionghoa di Jawa pada era 1960-an.

Pertunjukan berdurasi Disekitar 60 menit tersebut disampaikan Di bahasa Indonesia. Andika berperan sebagai narator tunggal Di Dukungan dua asisten dalang, yang menggerakkan boneka-boneka wayang Untuk menghidupkan jalan cerita Ke hadapan penonton.

Pertunjukan wayang potehi menghadirkan suasana budaya yang menarik di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Minggu (25/10/2026). Dalang Andika Pradana dari Sanggar Wayang Potehi Siauw Pek San memainkan lakon Mawar Cina di Tanah Jawa, yang mengangkat kisah pencarian identitas warga keturunan Tionghoa di Jawa pada era 1960-an.

Suasana Lebihterus meriah Di iringan tiga Olahragawan Bunyi. Pertunjukan juga berlangsung interaktif, ketika dalang dan penonton saling bersahutan, Menampilkan suasana yang mengingatkan Ke pertunjukan lenong Betawi.  

Pertunjukan wayang potehi menghadirkan suasana budaya yang menarik di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Minggu (25/10/2026). Dalang Andika Pradana dari Sanggar Wayang Potehi Siauw Pek San memainkan lakon Mawar Cina di Tanah Jawa, yang mengangkat kisah pencarian identitas warga keturunan Tionghoa di Jawa pada era 1960-an.

Wayang potehi merupakan Seni Kekayaan Budaya pertunjukan boneka tradisional khas Tionghoa yang berasal Di Fujian, Tiongkok Dibagian selatan. Seiring perjalanan waktu, Seni Kekayaan Budaya ini berkembang Ke Indonesia dan berakulturasi Di kebudayaan lokal, menjadi Dibagian Di kekayaan Seni Kekayaan Budaya pertunjukan Nusantara.  

Pertunjukan wayang potehi menghadirkan suasana budaya yang menarik di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Minggu (25/10/2026). Dalang Andika Pradana dari Sanggar Wayang Potehi Siauw Pek San memainkan lakon Mawar Cina di Tanah Jawa, yang mengangkat kisah pencarian identitas warga keturunan Tionghoa di Jawa pada era 1960-an.

Nama potehi berasal Di kata pou yang berarti kain, te yang berarti kantong, dan hi yang berarti wayang. Boneka potehi umumnya berbentuk kantong kain yang dimainkan menggunakan tangan, Di sejumlah Dibagian, seperti kepala, terbuat Di kayu.

Pertunjukan wayang potehi menghadirkan suasana budaya yang menarik di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Minggu (25/10/2026). Dalang Andika Pradana dari Sanggar Wayang Potehi Siauw Pek San memainkan lakon Mawar Cina di Tanah Jawa, yang mengangkat kisah pencarian identitas warga keturunan Tionghoa di Jawa pada era 1960-an.

Selain mengangkat cerita Mutakhir, wayang potehi juga dikenal Lewat kisah-kisah klasik, seperti Cun Hun Cauw Kok, Hong Kian Cun Ciu, Poe Sie Giok, dan Sie Jin Kwie. Seni Kekayaan Budaya ini pernah populer Ke 1950-an, Sebelumnya Merasakan masa suram Sebelum 1967 akibat pembatasan Pada Kearifan Lokal dan ekspresi Kearifan Lokal Global Tionghoa Ke Indonesia.

Pertunjukan wayang potehi menghadirkan suasana budaya yang menarik di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Minggu (25/10/2026). Dalang Andika Pradana dari Sanggar Wayang Potehi Siauw Pek San memainkan lakon Mawar Cina di Tanah Jawa, yang mengangkat kisah pencarian identitas warga keturunan Tionghoa di Jawa pada era 1960-an.

Kini, pertunjukan wayang potehi menjadi salah satu upaya menjaga Sustainability Kearifan Lokal yang Memperoleh perjalanan panjang. Lewat panggung, boneka, Bunyi, dan cerita yang disampaikan, wayang potehi tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang Untuk mengenal sejarah, identitas, serta akulturasi Kearifan Lokal Global Tionghoa dan Indonesia.






Anda menyukai artikel ini

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

`;
constructor() {
super();
this.attachShadow({ Tren: “open” });
this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html;
}
async connectedCallback() {
// Handle share button clicks
this.shadowRoot
.querySelectorAll(“.cb-rekomendit__share-btn”)
.forEach((btn) => {
btn.addEventListener(“click”, (e) => {
e.preventDefault();
e.stopPropagation();
const url = btn.getAttribute(“data-url”);
const title = btn.getAttribute(“data-title”);
if (navigator.share) {
navigator
.share({
title: title,
url: url,
})
.catch(console.error);
} else {
// Fallback: Copy to clipboard
navigator.clipboard.writeText(url).then(() => {
alert(“Link copied to clipboard!”);
});
}
});
});
}
}
customElements.define(“cb-rekomendit”, CbRekomenditDesktop);


Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama Menyatakan Pendapatnya Ke sini

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Penuh Cerita, Wayang Potehi Hidupkan Kearifan Lokal Tionghoa Ke Tanah Jawa