loading…
AI Simpanse Jenius. FOTO/ SCIENCE ALERT
Ai, yang berarti cinta Di bahasa Jepang, ikut serta Di studi tentang persepsi, pembelajaran, dan memori yang memajukan pemahaman kita tentang kecerdasan primata, demikian pernyataan Di Pusat Asal-usul Evolusi Perilaku Manusia Di Universitas Kyoto.
Ia meninggal dunia Ke hari Jumat akibat kegagalan multi-organ dan Penyakit yang berkaitan Di usia lanjut, kata pihak sekolah.
Selain menguasai aksara dan alfabet Tiongkok, Ai juga dapat mengidentifikasi angka Arab Di nol hingga sembilan dan 11 warna, kata primatolog Tetsuro Matsuzawa Ke tahun 2014.
Di sebuah Studi, Ai diperlihatkan layar Mesin yang menampilkan karakter Cina Sebagai warna merah muda, beserta sebuah persegi merah muda dan persegi ungu sebagai alternatif. Simpanse itu memilih persegi merah muda Di benar, kata Matsuzawa.
Pada diperlihatkan sebuah apel, Ai memilih sebuah persegi panjang, sebuah lingkaran, dan sebuah titik Di layar Mesin Sebagai menggambar “apel virtual”, katanya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Simpanse Jenius yang Bisa Baca Bahasa Mandarin dan Inggris Tutup Usia











