Kulit buah dan sayuran sering dikupas Lantaran Dikatakan kotor. Tetapi sebenarnya, ada buah dan sayuran yang kulitnya tidak perlu dikupas Lantaran kandungan Makanan Bergizi besar ada Di Dibagian tersebut.
Ketika hendak menikmati buah dan sayuran, banyak orang mengupas Dibagian kulitnya terlebih dahulu Sebelumnya mengolah atau menikmatinya.
Mengupas kulit memang menjadi cara paling efektif membersihkan sisa pestisida, lilin, atau zat pengawet yang menempel Di permukaan buah atau sayur Produk Impor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kulit buah dan sayuran juga biasanya terpapar tanah, debu, bakteri, hingga jamur Di proses panen, pengiriman, hingga penjualan Di pasar.
Tetapi, beberapa buah dan sayuran sebenarnya punya kulit yang tidak perlu dikupas. Kulit buah dan sayuran dirancang Bagi melindungi Dibagian dalamnya. Biasanya Dibagian kulitnya lebih tebal dan seringkali mengandung konsentrasi Makanan Bergizi lebih tinggi, termasuk serat.
Kulit beberapa buah dan sayuran juga mengandung vitamin lebih tinggi daripada Dibagian Untuk buah dan sayuran.Kandungan antioksidan Di Untuk kulit buah juga dikenal lebih tinggi Supaya baik Bagi jantung dan berfungsi sebagai anti-inflamasi.
Lantas, buah dan sayuran apa saja yang sebaiknya tidak perlu dikupas kulitnya? Dilansir Didalam marthastewart.com (18/10), berikut daftarnya.
1. Apel
|
Apel yang hendak dimakan sebaiknya tidak perlu dikupas Dibagian kulitnya. Foto: iStock
|
Apel merupakan salah satu buah yang Memperoleh kulit Didalam kandungan Makanan Bergizi beragam. Kulitnya lebih baik dibiarkan Lantaran mengandung serat dan mikronutrien, termasuk vitamin K dan kalium, bersama Didalam pelindung seperti flavonoid dan polifenol.
Menurut ahli Shaw, senyawa-senyawa tersebut punya sifat antioksidan yang dapat melindungi sel Didalam radikal bebas. Paparan radikal bebas seiring waktu bisa menyebabkan peradangan dan Gangguan kronis.
Samping Itu, menurut Shaw, kulit apel juga mengandung vitamin C. Vitamin C tersebut baik Bagi Memperbaiki daya Bertahan tubuh hingga mencegah penuaan dini.
2. Buah pir
Buah pir pun lebih baik dimakan bersama Didalam kulitnya. Foto: Getty Images/iStockphoto |
Di Di buah-buahan, pir juga menjadi salah satu yang kulitnya tidak perlu dikupas. Kulit pir mengandung serat tinggi serta senyawa tumbuhan bioaktif, termasuk antioksidan dan polifenol.
Kandungan serat tinggi Untuk kulit pir bisa membantu mencegah sembelit dan mendukung bakteri baik Di usus. Antioksidan quercetin Di kulitnya juga bisa meredakan peradangan hingga menurunkan risiko kolesterol jahat. Antioksidan ini juga baik Bagi membantu melawan radikal bebas dan Memangkas risiko Gangguan kronis.
3. Ubi jalar
Terdapat banyak kandungan Makanan Bergizi Di Untuk kulit ubi jalar. Foto: iStock |
Jenis umbi-umbian satu ini termasuk yang populer Lantaran mudah didapat dan rasanya enak. Baik dimasak Didalam kulitnya atau dipanggang Untuk oven, kulit ubi jalar merupakan tambahan yang bermanfaat Bagi Asupan Makanan.
Membiarkan kulitnya tetap utuh dapat Memberi lebih banyak Makanan Bergizi beta-karoten dan vitamin A. Shaw menjelaskan jika porsi 100 gram ubi jalar Didalam kulitnya Memberi 3.500 IU vitamin A lebih banyak daripada yang sudah dikupas.
Kombinasi beta-karoten dan vitamin C ini juga bisa mendukung Keadaan kulit. Makanan Bergizi Di dalamnya memainkan peran penting Untuk perlindungan antioksidan dan produksi kolagen.
4. Mentimun
Irisan mentimun sering dikonsumsi sebagai lalapan atau menjadi kombinasi hidangan salad. Tetapi, kamu perlu tahu bahwa mentimun lebih baik dinikmati Didalam kulitnya.
Kulit timun mengandung serat dan vitamin K. Kandungan serat tidak larut Di dalamya dapat memperlancar pergerakan usus, mencegah sembelit, dan mendukung Keadaan pencernaan.
Kandungan beta-karoten Di Untuk kulit timun juga berperan sebagai antioksidan Bagi menjaga Keadaan mata, sel-sel tubuh. dan sistem Dayatahan Tubuh.
5. Wortel
Ahli Klinger menegaskan bahwa wortel Didalam kulitnya mengandung lebih banyak serat dan fitonutrien daripada wortel yang sudah dikupas.
Kulit wortel menyimpan konsentrasi vitamin C, niasin, dan senyawa fitokimia lebih tinggi. Lapisan luar atau kulit wortel ini juga mengandung tambahan serat yang dapat memperlancar pencernaan dan mengontrol penyerapan gula.
Jika ingin mengonsumsi wortel Didalam kulitnya kamu bisa mencuci bersih Di bawah air Masuk sambil digosok perlahan menggunakan sikat sayur Bagi menghilangkan sisa tanah. Tetapi, jika menemukan kulit wortel layu, berlubang, atau terasa pahit, lebih baik kulitnya dikupas.
Halaman 2 Didalam 2
(aqr/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Stop Kupas! Kulit 5 Buah dan Sayuran Ini Ternyata Kaya Makanan Bergizi













