loading…
Seorang pria berjalan Ke sepanjang pantai, Sambil kapal tanker Energi dan kapal kargo berbaris Ke Selat Hormuz, seperti terlihat Bersama Khor Fakkan, Uni Emirat Arab, Rabu, 11 Maret 2026. FOTO/AP
“Iran berkomitmen Menyediakan akses aman, lancar, dan cepat Untuk kapal berbendera Filipina, termasuk pengiriman energi dan awak kapal,” demikian disampaikan Untuk komunikasi Di Pejabat Tingginegara Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi dan Pejabat Tingginegara Luar Negeri Filipina Ma. Theresa Lazaro dikutip Bersama Al Arabiya, Kamis (2/4/2026).
Baca Juga: Filipina Dari Sebab Itu Negeri Pertama yang Berkata Darurat Energi akibat Pertempuran Iran
Jaminan tersebut merupakan hasil Bersama upaya Politik Luar Negeri intensif Manila Untuk beberapa hari terakhir. Pemerintah Filipina Sebelumnya Itu meminta Iran menetapkan status “Negeri non-musuh” guna memastikan kapal-kapalnya tidak terdampak blokade Ke jalur strategis tersebut.
Langkah ini dinilai krusial mengingat Filipina sangat bergantung Ke Pembelian Barang Bersama Luar Negeri energi, Bersama Disekitar 98% kebutuhan minyaknya berasal Bersama Timur Di. Kepala Negara Ferdinand Marcos Jr. Malahan telah menetapkan status darurat energi nasional Sebelum 24 Maret Sesudah cadangan bahan bakar dilaporkan hanya cukup Untuk Disekitar 45 hari.
Penutupan Selat Hormuz Sebelum 4 Maret Dari Iran, sebagai respons atas konflik Bersama Amerika Serikat dan Israel, telah mengguncang pasar energi Dunia. Jalur yang dilalui Disekitar seperlima pasokan Energi dunia itu menyebabkan antrean ribuan kapal serta gangguan rantai pasok yang diperkirakan membutuhkan waktu berbulan-bulan Untuk pulih.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Terobosan Politik Luar Negeri, Iran Buka Akses Selat Hormuz Untuk Tanker Energi Filipina











