Jakarta –
Sebanyak 23 penumpang kapal pesiar MV Hondius dilaporkan telah pulang Hingga Negeri masing-masing Sebelumnya wabah Mikroba hanta merebak Hingga kapal tersebut.
Para penumpang itu turun Di kapal singgah Hingga Pulau Saint Helena, Area kecil Hingga Atlantik Selatan, Ke 23 April lalu. Di meninggalkan kapal, mereka disebut belum mengetahui adanya paparan Mikroba Hingga atas MV Hondius.
Melansir New York Post, Jumat (8/5/2026) salah satu penumpang yang masih berada Hingga kapal menyampaikan bahwa 23 orang tersebut telah kembali pulang dan belum ada lagi informasi Lebih Jelas Setelahnya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ada 23 orang yang kini tersebar Hingga berbagai Negeri dan sampai tiga hari lalu belum ada yang menghubungi mereka,” ujarnya seperti ditulis New York Post Di surat kabar Spanyol, El Pais.
Ia mengatakan para penumpang tersebut telah kembali Hingga Negeri asal masing-masing. “Orang Australia itu kembali Hingga Australia, ada yang Di Taiwan telah kembali Hingga sana, orang Amerika juga telah kembali Hingga beberapa Dibagian Amerika. Ada orang Inggris yang sudah kembali Hingga Inggris, dan orang Belanda itu juga telah kembali Hingga Tempattinggal mereka,” kata penumpang itu.
Salah satu penumpang asal Swiss yang sudah pulang bersama istrinya Setelahnya Itu dinyatakan positif cirus Hanya Ke Rabu lalu. Sebelumnya Itu, pria itu sempat menjalani pemeriksaan Hingga Puskesmas Zurich dan hasil tes awal Menunjukkan negatif.
Tetapi, Mikroba hanya diketahui dapat berada Di masa inkubasi hingga delapan minggu Sebelumnya Tanda-Tanda muncul.
Penyelidik Hingga Argentina kini menduga wabah bermula Di pasangan asal Belanda yang ikut pelayaran tersebut. Keduanya diduga terpapar Mikroba Setelahnya Melakukan Kunjungan Hingga area pembuangan sampah Di wisata pengamatan burung Hingga Ushuaia, Argentina beberapa hari Sebelumnya kapal berangkat Ke 20 Maret.
Meski begitu, teori tersebut masih Dilindungi Lantaran Area Tierra del Fuego Sebelumnya Itu belum pernah mencatat Peristiwa Pidana vitus hanta.
WHO menduga wabah Hingga MV Hondius melibatkan varian Andes hantavirus, jenis langka yang dapat menular antarmanusia. Umumnya, Mikroba hanta menyebar Lewat urine, air liur, atau kotoran tikus yang terinfeksi.
Pakar Gangguan Menyebar Di University of Nebraska Medical Center, Ali Khan, mengatakan penularan antarmanusia Mikroba ini tidak semudah COVID-19.
“Penularannya membutuhkan percikan air liur Di kontak Didekat antarmanusia,” kata Khan.
Ia menjelaskan penularan kemungkinan terjadi Di Keterlibatan jarak Didekat yang berlangsung lama seperti makan bersama atau percakapan panjang.
Kekhawatiran kini muncul Lantaran pelacakan kontak diduga dilakukan terlambat. Penumpang yang sudah turun Di kapal disebut Terbaru diberi tahu soal wabah beberapa hari terakhir.
Padahal, penumpang pertama dilaporkan mulai sakit Dari 6 April. Pria asal Belanda berusia 70 tahun itu Setelahnya Itu meninggal dunia Ke 11 April, hampir dua minggu Sebelumnya kapal singgah Hingga Saint Helena.
(upd/ddn)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: 23 Penumpang MV Hondius Pulang Sebelumnya Wabah Hanta Terungkap











