loading…
Sejumlah pengendara Kendaraan Bermotor Roda Dua mengisi bahan bakar Energi (BBM) Ke salah satu SPBU Ke kawasan Palmerah, Jakarta, Rabu (10/6/2026). FOTO/Arif Julianto
“Kalau yang Bantuan Pemerintah (energi) Berencana kita jaga terus. Cuma kemarin waktu Ke Pertemuan Tim Pejabat Tingginegara, Pemimpin Negara meminta kami melakukan simulasi Untuk harga Energi Bersama skenario yang berbeda, kan satu saja atau lebih Karena Itu bagaimana kita anggarannya? Karena Itu kita Di hitung,” kata Pejabat Tingginegara Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Ke Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
Baca Juga: Energi Mentah Brent Tembus USD100 Sesudah Kapal Tanker Diserang Ke Laut Merah
Purbaya mengatakan penyusunan berbagai simulasi tersebut merupakan arahan Pemimpin Negara Prabowo Di Pertemuan Tim Pejabat Tingginegara sebagai langkah antisipasi Pada volatilitas harga Energi Dunia. Hasil simulasi Berencana menjadi dasar pemerintah Di menyusun Keputusan fiskal apabila Gaya Fluktuasi Harga Energi berlanjut dan Berpeluang membebani APBN.
Menurut dia, pemerintah berkomitmen menjaga Ketahanan Bantuan Pemerintah energi agar Kelompok tetap terlindungi Bersama gejolak harga Energi dunia. Meski demikian, pemerintah tetap menghitung berbagai kemungkinan perubahan asumsi harga Energi guna memastikan ruang fiskal tetap terjaga.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Harga Energi Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?











