Jakarta –
Dua Olahragawan sepak bola Jepang memilih bekerja paruh waktu Ke kebun apel. Konon mereka Di menyiapkan karier Sebagai Sesudah pensiun nanti.
Dunia Aktivitasfisik tak selalu menjanjikan karier panjang Untuk para Olahragawan profesional. Lantaran itu, sebagian Olahragawan mulai mencari Kekuatan Mutakhir Sebagai Menyusun kehidupan Sesudah pensiun.
Dua Olahragawan Blancdieu Hirosaki FC Ke Prefektur Aomori, Jepang, menjalani Kegiatan berbeda Ke luar lapangan. Mereka bekerja Ke kebun apel Sebagai mempelajari Kekuatan Mutakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Bersama The Straits Times, (11/10/2026), keduanya bergabung Bersama Skuat tersebut Ke 2026. Skuat ini berkompetisi Ke Kejuaraan tingkat kelima kawasan Tohoku.
|
Dua orang pesepak bola Jepang, memilih melakukan pekerjaan paruh waktu sebagai pemetik apel. Foto: Getty Images/iStockphoto/Milos Ruzicka
|
Pekerjaan Ke kebun apel mereka dapatkan Melewati jaringan Penyandangdana Skuat. Kesempatan ini sekaligus membantu mereka menyiapkan pilihan karier Sesudah tak lagi bermain sepak bola.
Salah satu Olahragawan yang terjun Ke kebun apel adalah Shota Shimogami, Gelandang berusia 25 tahun asal Prefektur Osaka. Ia mulai bekerja Ke Seino Farm Ke Agustus 2026.
Shimogami tertarik terlibat Di industri yang menjadi salah satu kebanggaan Lokasi tersebut. Ia bekerja Di empat jam Ke sore hari Sesudah menyelesaikan Pertarungan Persahabatan sepak bola.
Ke akhir September, Shimogami terlihat memanen apel varietas Toki Ke kebun tersebut. Ia juga Merasakan arahan Bersama pekerja lain mengenai cara memanen buah Bersama tepat.
Menurutnya, menentukan posisi apel agar Merasakan sinar matahari yang cukup menjadi Pengalaman Hidup Mutakhir. Ia juga belajar menyesuaikan pekerjaan Bersama tingkat kematangan buah.
Konon cara ini dilakukan Sebagai menyiapkan karir Sesudah pensiun nanti. Foto: The Straits Times |
Olahragawan lainnya adalah Mamoru Kamisasanuki, pesepak bola berusia 27 tahun asal Tokyo. Ia bergabung Bersama Blancdieu Lantaran Memiliki ketertarikan Di dunia Agrikultur.
Dari Mei 2026, Kamisasanuki bekerja Ke Red Apple, perusahaan yang memproduksi sekaligus menjual apel. Ia ingin Menunjukkan bahwa Agrikultur bisa menjadi pilihan karier Sesudah pensiun sebagai Olahragawan.
Kehadiran kedua Olahragawan tersebut juga berkaitan Bersama tantangan yang dihadapi sektor Agrikultur Ke Hirosaki. Kota ini dikenal sebagai salah satu pusat produksi apel terbesar Ke Jepang.
Berdasarkan Sensus Agrikultur dan Kehutanan Jepang, jumlah pelaku usaha Yang Terkait Bersama apel Ke Hirosaki turun Bersama 4.045 Ke 2020 menjadi 3.464 Ke 2025.
Rata-rata usia pekerja Ke sektor Agrikultur Jepang juga berada Ke kisaran 60-an tahun. Situasi ini Mendorong berbagai pihak mencari cara Sebagai Memikat lebih banyak pekerja muda.
(dfl/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Unik! Olahragawan Sepak Bola Ini Kerja ‘Part Time’ Karena Itu Pemetik Apel












