Badan Gizi Nasional (BGN) Menginformasikan sejumlah Pelanggar yang bisa berujung Ke penghentian Sambil Itu operasional dapur Langkah Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ke antaranya dugaan mark up harga bahan baku hingga munculnya Peristiwa Pidana keracunan Ketahanan Pangan Ke penerima manfaat.
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik S Deyang mengatakan ribuan SPPG telah dikenai Hukuman Politik suspend Dari Langkah MBG berjalan Ke Januari 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Nanik, salah satu Pelanggar yang menjadi perhatian serius adalah ketika Hidangan yang diproduksi SPPG diduga menyebabkan kejadian menonjol Ke penerima manfaat, seperti gangguan pencernaan, diare, hingga muntah-muntah.
Selain aspek Keselamatan Ketahanan Pangan, BGN juga menindak SPPG yang tidak menjalankan tata kelola Biaya sesuai Syarat. SPPG dapat dikenai suspend apabila menu yang disajikan tidak sesuai Didalam alokasi Biaya bahan baku yang telah ditetapkan, yakni Rp 8.000 hingga Rp 10.000 per porsi.
“SPPG bisa dikenai suspend jika ditemukan praktik mark up harga bahan baku maupun ketidaksesuaian penggunaan Biaya yang telah ditetapkan,” kata Nanik Untuk keterangannya, Minggu (31/5/2026).
Tak hanya itu, penghentian Sambil Itu juga dapat dijatuhkan apabila bangunan dapur tidak memenuhi petunjuk teknis, belum Memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), belum mempunyai Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), atau tidak dilengkapi fasilitas dan peralatan sesuai standar BGN.
BGN mencatat Dari 6 Januari 2025 hingga 29 Mei 2026 sebanyak 8.182 SPPG pernah dikenai suspend. Didalam jumlah tersebut, 5.659 SPPG telah kembali beroperasi Sesudah melakukan perbaikan, Sambil Itu 2.213 lainnya masih menjalani proses pembenahan.
BGN menegaskan tidak ada toleransi Di Pelanggar yang Berpotensi Sebagai mengganggu Mutu Hidangan maupun keselamatan penerima manfaat. Sebab itu, evaluasi dan pengawasan Di dapur MBG Akansegera terus diperketat Ke seluruh Daerah Indonesia.
Halaman 2 Didalam 2
(naf/up)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Biang Kerok’ Ribuan Dapur MBG Disetop, Mark Up Harga hingga Picu Keracunan











