Bisnis  

Biaya Pertempuran Membengkak, Rusia Pangkas 35% Belanja Nonmiliter

loading…

Pesawat jet Su-25 Rusia melepaskan asap berwarna-warni sesuai bendera Bangsa Rusia Di parade militer Hari Unggul Hingga Moskow, Sabtu, 9 Mei 2026. FOTO/AP

MOSKOW – Pemerintah Rusia memangkas sebagian besar belanja nonmiliter hingga 35% Sebagai menekan tekanan fiskal yang Menimbulkan Kekhawatiran akibat membengkaknya biaya Pertempuran, Sambil Itu belanja Lini Pertahanan tetap dipertahankan. Pengetatan Biaya tersebut dilakukan ketika defisit federal Rusia terus melebar dan Berpeluang jauh melampaui target awal pemerintah Sebagai 2026.

“Biaya tidak Memperoleh masalah sama sekali dan sepenuhnya didukung Dari sumber daya,” kata Pembantu Presiden Tim Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov Di wawancara Bersama Tv Rossiya-1, sebagaimana dikutip Di Bloomberg, Minggu (29/8/2026).

Baca Juga: Muktamar Hingga-35 NU: Pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum Digelar Hari Ini

Tetapi, Bloomberg yang mengutip sumber yang mengetahui persoalan tersebut melaporkan Siluanov Di April telah memperingatkan Perdana Pembantu Presiden Tim Menteri Mikhail Mishustin mengenai potensi kekurangan kas Sebagai memenuhi seluruh kewajiban pemerintah sesuai jadwal. Saldo rekening tunggal perbendaharaan federal Justru dilaporkan mencapai Disekitar minus 5,5 triliun rubel atau Disekitar USD65,3 miliar.

Sebagai Pada Di penghematan, pemerintah memangkas Disekitar 35% sebagian besar belanja nonmiliter dan meminta sejumlah lembaga federal menyiapkan pengurangan jumlah pegawai hingga 15%. Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengakui adanya tekanan akibat defisit Biaya, tetapi menyebut Situasi tersebut masih dapat dikelola.

Data Kementerian Keuangan Rusia Menunjukkan defisit Biaya federal Di Januari-April 2026 mencapai Disekitar 5,8-5,9 triliun rubel atau 2,5% Di produk domestik bruto (PDB), hampir dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun Sebelumnya. Defisit kumulatif Lalu Menimbulkan Kekhawatiran menjadi 6,5 triliun rubel atau 2,8% PDB Di akhir Juli dan mencapai 8,654 triliun rubel per 24 Agustus berdasarkan sistem Electronic Budget Rusia, meski angka terakhir belum memperhitungkan penerimaan Pph akhir bulan.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Biaya Pertempuran Membengkak, Rusia Pangkas 35% Belanja Nonmiliter