Layanan Penerbangan Tetap Berjalan Aman

loading…

BNPB menyebut karhutla yang Mengamuk Kalimantan tidak mengganggu layanan penerbangan. Foto/SindoNews

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turut Menyimak dampak asap Kebakaran Liar dan lahan ( Karhutla ) Ke Kalimantan Di sektor transportasi udara. Kepekatan asap sempat menyebabkan penurunan jarak pandang Ke Area Banjarbaru, Palangka Raya, dan Pontianak, terutama Ke pukul 08.00 hingga 10.00 waktu setempat.

“Akan Tetapi, Kebugaran jarak pandang dilaporkan berangsur membaik Ke siang hari,” tulis Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Minggu (23/8/2026).

Suharyanto menyebut, Karya penerbangan seperti Ke Bandara Syamsudin Noor, Bandara Supadio, dan Bandara Tjilik Riwut, masih dapat berlangsung Di aman dan sesuai jadwal. Ke sisi lain, Untuk penanganan dampak Kesejaganan akibat asap Karhutla, BNPB juga terus berkoordinasi Di Kementerian Kesejaganan dan pemerintah Area. Posko Kesejaganan Terpadu diperkuat Ke Area terdampak Untuk memastikan Kelompok Merasakan perlindungan dan pelayanan yang diperlukan.

Baca juga: Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Foreign Untuk Dukung Penanganan Karhutla Kalimantan

Sambil Itu Yang Terkait Di potensi dampak asap lintas batas atau cross-border haze, pemerintah terus melakukan pemantauan dan koordinasi lintas kementerian/lembaga sesuai perkembangan Kebugaran Ke lapangan.

“Untuk Sumatera Di ini relatif lebih terkendali Lantaran hujan masih bisa didatangkan. Sambil Itu Untuk Kalimantan, kita terus memperkuat armada darat, menambah helikopter, dan OMC mulai berjalan kembali hari ini,” tuturnya.

Lihat video: KARHUTLA KIAN MENGGANAS! Helikopter Water Bombing Dikerahkan Padamkan Api

Suharyanto menegaskan pihaknya bersama seluruh unsur Yang Terkait Di Berencana terus memperkuat sinergi penanganan Ke lapangan. Upaya tersebut dilakukan secara terpadu agar kebakaran dapat segera dikendalikan dan dampak asap Di Kelompok dapat diminimalkan.

(cip)

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Layanan Penerbangan Tetap Berjalan Aman