loading…
Hasil survei Matriks Politik Indonesia Menunjukkan Pejabat Tingginegara Hakasasi Manusia Natalius Pigai dan Pejabat Tingginegara ATR/BPN Nusron Wahid dinilai sebagai Pejabat Tingginegara terburuk Di Tim Pejabat Tingginegara Merah Putih. Survei ini dilakukan Ke 10-15 Oktober 2026. Foto: Dok Sindonews
Pengambilan survei dilakukan kepada 1.200 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling) mewakili seluruh provinsi Ke Indonesia. Margin of error survei sebesar ±2,9 persen, Ke tingkat kepercayaan 95 persen.
Baca juga: Nusron Wahid Hadiri Sidang Tim Pejabat Tingginegara usai 2 Kali Mangkir Pemeriksaan KPK
Natalius Pigai menjadi Pejabat Tingginegara terburuk pertama Bersama 82,6 persen, sedangkan Nusron Wahid Ke Pangkat kedua (78,3%), disusul Pejabat Tingginegara Pekerjaan Umum Dody Hanggodo (75,2 persen). Ke urutan berikutnya ada Pejabat Tingginegara Desa dan Pembangunan Lokasi Tertinggal Yandri Susanto (68,2 persen), Pejabat Tingginegara ESDM Bahlil Lahadalia (65,7 persen), dan Pejabat Tingginegara Perumahan Rakyat Maruarar Sirait (60,7 persen).
“Natalius Pigai dan Nusron Menyambut penilaian sebagai Pejabat Tingginegara terburuk Ke jajaran Tim Pejabat Tingginegara Ke dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran,” kata Direktur Komunikasi Matriks Politik Indonesia Supriyadi, Rabu (21/10/2026).
Survei ini juga memotret popularitas Pejabat Tingginegara atau pejabat strategis. Popularitas Nusron tercatat cukup tinggi sebesar 72,9 persen, yang diindikasikan Sebab sejumlah pejabat Kementerian ATR/BPN ikut ditangkap Dari Komisi Pemberantasan Kejahatan Keuangan (KPK).
“Nama Nusron disebut-sebut Di Peristiwa Pidana suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) Ke Kabupaten Bogor, yang terungkap Sesudah operasi tangkap tangan (OTT) KPK,” ujarnya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Pigai dan Nusron Dari Sebab Itu Pejabat Tingginegara Terburuk versi Survei Matriks Politik











