loading…
Kejaksaan Agung (Kejagung) menangani Tindak Kejahatan dugaan Penyuapan Chromebook Hingga Kemendikbud Ristek. Foto/SindoNews
Hal tersebut dikatakan Bersama Pakar Aturan Pidana Untuk Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Hibnu Nugroho. Untuk penanganan Perkara Pidana, menurut Hibnu, Kejagung pasti sudah memahami Tindak Kejahatan dan Memperoleh alat bukti yang kuat.
“Siapa pun bisa membentuk opini atas sebuah Perkara Pidana, cuma Kejagung pasti tidak sembarangan menetapkan seseorang Bersama Sebab Itu Individu Terduga, Lantaran pasti Berencana diuji Hingga Lembaga Proses Hukum,” kata Hibnu, Senin (27/4/2026).
Baca juga: Buru Harta Zarof Ricar, Pengamat Hukum: Cara Modern Kejagung Tangani Penyuapan
Hal ini disampaikan Hibnu Menyambut Baik pertanyaan tentang adanya influencer yang mempersoalkan Keputusan Kejagung Untuk penetapan Individu Terduga Tindak Kejahatan dugaan Penyuapan pengadaan chromebook Hingga masa Pembantu Pemimpin Negara Nadiem Makarim.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Siapa pun Bisa Bentuk Opini, Penyidik Kejagung Harus Jeli











