Jakarta –
Klinik Pertamina IHC menandai enam tahun perjalanannya Bersama capaian lebih Bersama 1,5 juta pelanggan Sebelum mulai beroperasi Di 2020. Mengusung tema ‘Enam Tahun Melayani Sepenuh Hati’ momentum ini menjadi pengingat Bagi terus Menampilkan layanan Kesejajaran yang mudah diakses, bermutu, dan Didekat Bersama kebutuhan Kelompok maupun pekerja.
Berawal Bersama pelayanan Ke Area Jabodetabek, jaringan Klinik Pertamina IHC terus berkembang hingga menjangkau berbagai Area Ke Indonesia, termasuk Balikpapan, Prabumulih, dan Tanjung. Pada ini, Klinik Pertamina IHC telah Memiliki 53 klinik yang tersebar Ke seluruh Indonesia.
Direktur Klinik Pertamina IHC Devi Desianti Pritasari mengatakan Perkembangan jaringan tersebut turut diiringi Bersama Pembaruan lebih Bersama 39 jenis layanan Kesejajaran, meliputi layanan Ahli Kemakmuran umum dan Ahli Kebersihan Gigi, Ahli Kemakmuran spesialis, Medical Check Up, laboratorium dan Medis-Obatan, Kesejajaran kerja, fisioterapi, psikologi, telekonsultasi, home care, Proteksi internasional, serta berbagai Langkah Kesejajaran berbasis Keahlian
“Setiap kunjungan adalah amanah. Ke balik setiap nomor antrean ada seseorang yang ingin kembali sehat, bekerja, dan pulang kepada keluarga Bersama Damai,” kata Direktur Klinik Pertamina IHC Devi Desianti Pritasari Untuk keterangan tertulis, Kamis (16/7/2026).
Menurut Devi, angka 1,5 juta bukan sekadar statistik, melainkan kepercayaan yang harus dijaga Lewat pelayanan yang aman, ramah, mudah dipahami, dan berpusat Di kenyamanan pasien.
Dia mengatakan Klinik Pertamina IHC Menampilkan layanan Lewat Klinik Pratama, Klinik Utama, Unit Kesejajaran Kerja, klinik perusahaan, dan layanan korporasi. Pelayanannya mencakup Kesejajaran primer dan spesialistik, pemeriksaan dan deteksi dini, Penyembuhan serta Kesejajaran berkelanjutan, hingga Langkah Kesejajaran kerja yang disesuaikan Bersama risiko Ke lingkungan industri.
Pembaruan tersebut menjawab perubahan kebutuhan Kelompok yang tidak lagi hanya mencari pertolongan ketika sakit. Pemeriksaan berkala, pendampingan Life Style, Penyembuhan Kerusakan, Kesejajaran mental, dan akses konsultasi yang lebih mudah menjadi Pada penting Bagi menjaga Mutu hidup.
“Kami ingin klinik hadir sebagai mitra menjaga Kesejajaran, bukan hanya tempat yang didatangi ketika sakit. Lebihterus dini risiko diketahui, Lebihterus besar Potensi seseorang Bagi tetap sehat, produktif, dan menikmati waktu bersama orang-orang yang dicintainya,” ujar Devi.
Pelatihan Kesejajaran Ke Hari Karena Itu Ke-6
Sebagai Pada Bersama peringatan hari Karena Itu, Klinik Pertamina IHC Melakukan webinar ‘Move Smart, Think Smart: Mengenal Kerusakan Latihan, Penyembuhan, dan Kesejajaran Otak’ Di Kamis, 16 Juli 2026. Webinar Menampilkan dr. Andhika Raspati, Sp.KO; dr. Alvita Ratnasari, Sp.Ak; dr. Chikita Medika Putri, Sp.N; dan dr. Ulfa Titiswari.
Kegiatan tersebut menjadi Pada Bersama upaya memperluas literasi Kesejajaran agar Kelompok lebih memahami Latihan yang aman, tanda Kerusakan, proses Penyembuhan, serta pentingnya menjaga Kesejajaran saraf dan otak.
Memasuki tahun ketujuh, Klinik Pertamina IHC Berencana terus memperkuat mutu pelayanan, kompetensi tenaga Kesejajaran, pemanfaatan Keahlian, dan kolaborasi. Lewat semangat ‘Grow Together, Serve Better’ Klinik Pertamina IHC ingin memastikan setiap pelanggan merasa didengarkan, dilayani Bersama aman, dan didampingi Bersama empati.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: 6 Tahun Berdiri, Klinik Pertamina IHC Telah Layani 1,5 Juta Pelanggan











