Dunia medis Di dikejutkan Didalam temuan langka Ke atas kapal pesiar MV Hondius. Organisasi Keadaan Dunia (WHO) mengonfirmasi bahwa wabah mematikan yang menewaskan tiga penumpang Ke kapal tersebut diduga kuat melibatkan penularan antarmanusia, sebuah Trend Populer yang menurut para ilmuwan sangat jarang terjadi Di penularan hantavirus.
“Asumsi kami adalah mereka terinfeksi Sebelumnya naik Ke kapal, Tetapi kami meyakini Mungkin Saja ada penularan Didalam manusia Ke manusia yang terjadi Ke Di kontak yang sangat Didekat, seperti pasangan suami istri atau orang yang berbagi kabin,” ujar Maria Van Kerkhove, ahli epidemiologi dan penasihat teknis WHO.
Hantavirus umumnya hanya menyebar Melewati partikel udara Didalam kotoran atau urine tikus. Tetapi, para ahli mencurigai wabah ini dipicu Didalam Varian Andes, satu-satunya jenis hantavirus Ke dunia yang diketahui bisa menular antarmanusia Melewati kontak cairan tubuh yang sangat Didekat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sabra Klein, profesor Ke Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, menekankan betapa sulitnya Patogen ini menyebar dibanding Patogen pernapasan lain.
“Ini tidak seperti Covid. Varian Andes memerlukan tingkat kontak yang signifikan Didalam cairan tubuh. Studi Peristiwa Pidana Hukum Menunjukkan penyebaran biasanya terjadi Ke Di pasangan suami istri atau orang yang tinggal bersama secara intim. Ini masih sangat langka,” jelas Klein kepada NBC News.
Varian ini sangat berbahaya Didalam tingkat kematian mencapai 40 persen, jauh lebih tinggi dibanding varian Sin Nombre Ke Amerika Serikat yang Memperoleh tingkat fatalitas 25 persen. Hingga Pada ini, tidak ada Perawatan atau Imunisasi khusus, Ahli Kepuasan hanya bisa Memberi Penanganan suportif seperti terapi oksigen Sebagai menstabilkan Kepuasan pasien.
Nasib Penumpang Di Karantina
Hampir 150 penumpang dan kru Pada ini masih terjebak Di karantina Ke atas kapal yang bersandar Ke lepas pantai Tanjung Verde. Mengingat masa inkubasi Patogen yang bisa mencapai delapan minggu, kekhawatiran Akansegera munculnya Tanda-Tanda Terbaru masih menghantui.
Rencananya, kapal Akansegera melanjutkan perjalanan Ke Kepulauan Canary. Ke sana, para penumpang Akansegera menjalani pemeriksaan menyeluruh dan Penanganan Sebelumnya akhirnya dipulangkan Ke Bangsa masing-masing.
Dr. Lucille Blumberg, spesialis Gangguan menular Didalam Afrika Selatan, menduga wabah Mungkin Saja bermula Didalam ekspedisi pengamatan burung (birding) Pada kapal bersandar Ke daratan. Tetapi, para ilmuwan masih berpacu Didalam waktu Sebagai melakukan “sidik jari” atau pengurutan genetik Ke Patogen guna memastikan asal-usul pastinya.
Untuk mereka yang berada Ke atas kapal, situasi ini merupakan ujian mental yang berat.
“Saya tahu ini pasti menakutkan; merasa takut bahwa Anda Mungkin Saja telah terpapar Patogen demam berdarah yang sangat mengerikan. Itu sangat mencemaskan,” tambah Klein.
Halaman 2 Didalam 2
(kna/kna)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Misteri Penularan Hantavirus Ke Kapal Pesiar, Pakar Duga Akibat Varian Mematikan











