Bisnis  

Anggota Komisi VI Wakil Rakyat Gus Rivqy Soroti Aturan Terbaru Bagasi Garuda, Minta Segera Ditinjau Ulang

loading…

Anggota Komisi VI Wakil Rakyat Didalam Fraksi PKB Rivqy Abdul Halim meminta PT Garuda Indonesia meninjau ulang Keputusan Terbaru Yang Berhubungan Didalam Syarat bagasi penumpang. Foto/SindoNews

JAKARTA – Anggota Komisi VI Wakil Rakyat Didalam Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rivqy Abdul Halim atau yang akrab disapa Gus Rivqy, meminta PT Garuda Indonesia meninjau ulang Keputusan Terbaru Yang Berhubungan Didalam Syarat bagasi penumpang.

Gus Rivqy menyoroti kegaduhan yang muncul Di Ditengah Komunitas menyusul perubahan sistem bagasi gratis Garuda Indonesia. Keputusan tersebut mengubah sistem perhitungan bagasi Didalam berbasis berat (weight concept) menjadi berbasis jumlah koper (piece concept).

Didalam sistem Terbaru tersebut, jatah bagasi gratis penumpang tidak lagi semata-mata dihitung berdasarkan total berat bagasi, tetapi berdasarkan jumlah koper yang dapat dibawa Didalam batas berat maksimum Di setiap koper.

Baca juga: Skema Bagasi Terbaru Garuda Indonesia: Didalam Adaptasi Penumpang hingga Penyempurnaan Layanan

“Aturan Yang Berhubungan Didalam ini sudah mulai berlaku Dari 1 September 2026. Akan Tetapi, banyak Komunitas yang merasa dirugikan. Lantaran itu, saya merekomendasikan kepada Garuda agar aturan ini ditinjau ulang,” tegas Gus Rivqy Di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, perubahan Keputusan tersebut perlu dikaji kembali Didalam Mengkaji kesesuaian Di regulasi yang berlaku. Ia menyinggung Peraturan Pembantu Presiden Pembantu Presiden Perhubungan Nomor PM 30 Tahun 2021 yang mengatur Syarat bagasi penumpang dan masih menggunakan pendekatan berbasis berat.

“Aturan mengenai bagasi telah diatur Untuk Peraturan Pembantu Presiden Pembantu Presiden Perhubungan Nomor PM 30 Tahun 2021, Di mana Syarat bagasi dihitung berdasarkan berat, bukan jumlah,” lanjutnya.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Anggota Komisi VI Wakil Rakyat Gus Rivqy Soroti Aturan Terbaru Bagasi Garuda, Minta Segera Ditinjau Ulang