Jakarta, CNN Indonesia —
Masih ada cukup banyak Kendaraan Pribadi yang sebenarnya bisa menggunakan bahan bakar Migas (BBM) Dukungan Pemerintah Pertalite. Penilaian ini mengacu Ke spesifikasi Pertalite RON 90 yang sesuai ukuran rasio kompresi mesin.
Toyota Avanza misalnya menjadi salah satu model yang masih dapat menggunakan Pertalite. Untuk Literatur panduan manual Toyota Avanza dijelaskan Kendaraan Pribadi tersebut, versi mesin 1.300 cc mau pun 1.500 cc, dapat menggunakan bensin Bersama angka oktan RON 90 atau lebih tinggi.
“Pilih bahan bakar tanpa timbal Bersama angka oktan 90 atau lebih tinggi Sebagai Prestasi mesin optimal,” demikian penjelasannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Avanza, Mitsubishi Xpander juga direkomendasikan menggunakan BBM serupa. Mitsubishi menganjurkan Xpander diisi bensin tanpa timbal Bersama angka oktan RON 90 atau lebih tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekomendasi serupa juga berlaku Sebagai Xpander Cross.
Tetapi, anjuran tersebut berbeda Bersama Kendaraan Pribadi murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC), meski harga jualnya berada Ke bawah Avanza Cs.
Ke Literatur panduan manual Toyota Agya, misalnya, hatchback tersebut lebih dianjurkan menggunakan bahan bakar bensin tanpa timbal Bersama angka oktan 92 atau lebih tinggi.
Hal serupa juga berlaku Ke Toyota Calya yang dianjurkan menggunakan BBM RON 92.
Secara teknis, mesin Kendaraan Pribadi LCGC umumnya Memiliki rasio kompresi Ke rentang 10:1 hingga 11:1. Bersama spesifikasi tersebut, Kendaraan Pribadi idealnya menggunakan BBM Bersama RON minimal 92 atau setara Pertamax.
Sambil Pertalite Bersama RON 90 lebih cocok digunakan Ke kendaraan yang Memiliki rasio kompresi 9:1 sampai 10:1.
Ke sisi lain, anjuran penggunaan BBM oktan minimal 92 Ke Kendaraan Pribadi LCGC juga tertuang Untuk Peraturan Pejabat Tingginegara Perindustrian (Permenperin) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Kendaraan Bermotor Roda Empat Emisi Karbon Rendah.
Ke Pasal 4 butir 6 disebutkan Kendaraan Pribadi LCGC wajib menggunakan penandaan informasi penggunaan bahan bakar Bersama tingkat paling rendah octane number 92 Sebagai bensin atau cetane number 51 Sebagai diesel. Informasi tersebut dicantumkan Ke Pada Untuk penutup tangki bahan bakar dan pojok bawah kaca Di.
Mengacu Ke penjelasan Pertamina Patra Niaga, berikut panduan pemilihan BBM sesuai rasio kompresi mesin:
- Pertalite RON 90 Sebagai rasio kompresi mesin 9:1 sampai 10:1.
- Pertamax RON 92 Sebagai rasio kompresi mesin 10:1 sampai 11:1.
- Pertamax Green RON 95 Sebagai rasio kompresi mesin 11:1 sampai 12:1.
- Pertamax Turbo RON 98 Sebagai rasio kompresi mesin 11:1 sampai 13:1.
- Pertamax Racing RON 100 Sebagai rasio kompresi mesin 13:1 Ke atas.
(ryh/fea)
Add
as a preferred
source on Google
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Daftar Kendaraan Pribadi yang Boleh Minum Pertalite Sesuai Anjuran Spesifikasi











