Mimpi Kendaraan Pribadi Terbang Mobil Volkswagen Ke China Kandas Sesudah 5 Tahun


Jakarta, CNN Indonesia

Mobil Volkswagen (VW) yang merintis proyek Kendaraan Pribadi terbang bertenaga baterai Ke China Sebelum 2019 akhirnya menyerah Berjuang Bersama laju pesaing lokal yang bergerak lebih cepat. Hal ini terungkap Untuk hasil investigasi Reuters yang dipublikasikan Kamis (30/7).

Lewat Skuat Mula internal Ke Beijing, VW membidik drone mewah futuristik Untuk mengangkut empat penumpang kaya Di kota seperti Beijing dan Tianjin, Bersama tingkat kebisingan setengah Untuk helikopter.

“Hingga Di, kami melihat ini punya potensi kuat menjadi segmen pasar utama Untuk Mobil Volkswagen Group,” kata pemimpin proyek, Zhou Jin, Untuk video promosi 2022 yang diunggah Ke situs perusahaan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belakangan Ke 2010-an, sejumlah produsen Kendaraan Pribadi Dunia ramai-ramai masuk sektor eVTOL atau Kendaraan Pribadi terbang. Mobil Sport Porsche Consulting, unit konsultasi VW, Meramalkan industri ini bisa bernilai US$32 miliar, atau setara Rp576,93 triliun (kurs Rp18.029), Ke 2035.

Toyota berinvestasi Ke Mula taksi udara Joby Aviation asal AS, Sambil Mobil Sport Porsche menggandeng Boeing dan Mobil Audi bermitra Bersama Airbus. Keduanya gagal menghasilkan produk komersial, membuat VW mengalihkan fokus Hingga pasar yang Pada itu masih dikuasainya: China.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tetapi China keburu menjadikan “ekonomi ketinggian rendah” sektor yang mencakup drone, taksi udara, dan jasa penerbangan Ke bawah 1.000 meter sebagai prioritas strategi nasional hingga mendatangkan gelombang pesaing lokal.

Ganti-ganti mitra

VW sempat menjajaki EHang, Mula eVTOL pertama China yang melantai Ke bursa, tapi menilai ada kesenjangan Untuk standar rekayasa VW. Produsen drone Sichuan Tengden juga mundur Sebab keterbatasan kapasitas.

Ke 2021, VW memilih Mula Shanghai, Pantuo Aviation, Untuk Membuat purwarupa “Pantala” berdesain empat sayap berputar yang disebut lebih mirip pesawat Star Wars ketimbang pesawat konvensional.

Evaluasi VW dan mitra konsultannya Lalu menyimpulkan desain Pantuo membawa “risiko tak terkendali”, Prestasi aerodinamika buruk dan jangkauan jauh Ke bawah target. Kerja sama itu disebut sebagai “Kesalahan Individu” Untuk dokumen internal VW.

Proyek Bersama Pantuo berakhir Bersama sengketa hukum ihwal dugaan pencurian rahasia dagang yang hingga kini belum tuntas. VW Berkata tidak Menyediakan Tanggapan publik soal Tindak Kejahatan itu, tapi menegaskan “yakin klaim yang diajukan Pada kami sama sekali tidak berdasar.”

VW lalu beralih Hingga Hunan Sunward Technology Ke 2022, menghasilkan purwarupa “Flying Tiger” dan “Sky Garden”, yang terakhir sempat didatangi Perdana Pejabat Tingginegara China Li Qiang yang duduk Ke Untuk mock-up-nya Ke Maret 2023. Purwarupa lain diuji Ke lokasi terpencil Mongolia Untuk.

Oktober 2023, VW menggandeng Wanfeng Auto Holding Group Untuk persiapan peluncuran Hingga pasar.

Proyek dihentikan 2024

Ke Maret 2024, Asosiasi manajemen puncak VW Menyoroti Wacana membawa Kendaraan Pribadi terbang Hingga pasar. Skuat legal, kepatuhan, dan strategi mengangkat kekhawatiran soal panjangnya jalan Di profitabilitas serta ketatnya persaingan Bersama Olahragawan lokal seperti Xpeng dan Geely.

Asosiasi tetap memberi lampu hijau, tapi keputusan akhir diserahkan Hingga kepala VW China, Ralf Brandstaetter. Ia justru menyimpulkan VW perlu fokus Hingga Usaha inti Ke Di penjualan Kendaraan Pribadi penumpang yang melorot, lalu membubarkan Skuat Ke Juni 2024 dan mengabarkannya Hingga mitra Wanfeng lewat pesan WeChat.

Usaha VW makin tergerus

Kegagalan proyek Kendaraan Pribadi terbang ini terjadi Ke Di pelemahan Usaha VW secara keseluruhan Ke China. Pengiriman VW Ke Bangsa itu memuncak 4,2 juta unit Ke 2019, lalu turun Hingga 2,7 juta unit Ke 2025, menurunkan posisinya Hingga Posisi tiga Ke Di BYD dan Geely.

Penurunan ini menekan laba VW, diperparah biaya tarif Amerika Serikat dan tekanan Ke jaringan Pabrik Ke Jerman. Beberapa pekan terakhir, VW Memperkenalkan Wacana memangkas sejumlah model kendaraan dan hingga 100 ribu pekerjaan.

Emerson Xu, CEO konsultan NexAvian sekaligus mantan kepala China Ke produsen taksi udara Volocopter, menyebut Pengalaman Hidup VW Menunjukkan betapa selektifnya industri mobilitas China Pada ini.

“Kalau Anda tidak cukup lokal, tidak lebih cepat atau setidaknya secepat orang China, Anda tidak punya Kemungkinan,” kata Xu.

(fea)




Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Mimpi Kendaraan Pribadi Terbang Mobil Volkswagen Ke China Kandas Sesudah 5 Tahun