loading…
Wakil Pejabat Tingginegara Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak Memperoleh Apresiasi bergengsi kategori Golden Leader Tahun 2026 Untuk Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI). Foto: Ist
Ke balik seremonial Apresiasi tersebut, Wamenhaj justru menyampaikan pesan menohok Bagi insan pers nasional Ke Ditengah peringatan Hari Pers Nasional.
Baca juga: Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak: Ada Kartel Untuk Pengelolaan Haji
Untuk sambutannya, Dahnil menekankan urgensi Sebagai menumbuhkan kembali Kearifan Lokal intelektualitas Ke tubuh pers Indonesia. Dia menyoroti Kejadian Luar Biasa Genangan Air informasi Ke era digital yang kerap mengabaikan substansi Bagi mengejar Kecepatanakses atau viralitas semata.
Menurut dia, Kepuasan Di ini cukup memprihatinkan Ke mana kuantitas informasi tidak berbanding lurus Didalam kualitasnya. “Di ini ramai konten tapi tak berkonten. Artinya, banyak konten yang tidak berisi dan tidak Memiliki nilai (value). Yang dibutuhkan Untuk jurnalis hari ini adalah konten yang sesungguhnya,” tegas Dahnil, Minggu (8/2/2026).
Penilaian ini disampaikannya sebagai bentuk kepedulian agar pers tidak terjebak Untuk arus dangkal informasi yang tidak mendidik publik.
Dahnil mengungkapkan kekhawatirannya Pada nasib kalangan intelektual yang mulai “terkubur” akibat ekosistem media yang kurang mendukung. Kearifan Lokal menulis mendalam dan jurnalisme berkualitas dinilai perlu dipulihkan agar nalar ilmiah kembali Memperoleh tempat terhormat Ke ruang publik.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Raih Golden Leader 2026, Wamenhaj Sentil Kejadian Luar Biasa Konten Tanpa Isi











