Cermati Informasi Di Ruang Digital, Jangan Terkecoh Konten Lama yang Beredar Kembali

loading…

Dirjen KPM Komdigi Fifi Aleyda Yahya mengajak Komunitas cermat memeriksa setiap foto maupun video yang beredar Di media sosial agar tidak menimbulkan persepsi keliru serta memperkeruh situasi Di ruang digital. Foto/Dok.SindoNews

JAKARTA – Di Di derasnya arus informasi Di media sosial, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengajak Komunitas Lebih cermat memeriksa setiap foto maupun video yang beredar. Pasalnya, tidak sedikit konten lama yang diunggah kembali tanpa keterangan waktu Supaya Berpeluang menimbulkan persepsi yang keliru.

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi (Dirjen KPM), Fifi Aleyda Yahya menegaskan bahwa penggunaan konten lama tanpa Menyediakan konteks waktu yang benar Berpeluang menyesatkan Komunitas, memicu kesalahpahaman, serta memperkeruh situasi Di ruang digital.

Baca juga: Komdigi: Pers sebagai Benteng Lini Pertahanan Melawan Hoaks dan Disinformasi

“Komunitas perlu makin kritis Di setiap informasi yang diterima. Jangan langsung mempercayai apalagi menyebarkan foto atau video Protes Sebelumnya memastikan waktu, lokasi, dan sumbernya. Konten lama yang dipublikasikan kembali tanpa penjelasan yang benar dapat membentuk persepsi yang keliru,” ujar Dirjen KPM Di Jakarta, Minggu (2/8/2026).

Ia menghormati kebebasan Komunitas Di memperoleh dan menyampaikan informasi sebagaimana dijamin Bersama peraturan perundang-undangan. Tetapi, kebebasan tersebut perlu diiringi Bersama tanggung jawab Sebagai memastikan informasi yang disebarluaskan akurat dan tidak menyesatkan.

Kemkomdigi juga mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang tidak sesuai fakta dapat memicu kepanikan, memperbesar polarisasi, dan mengganggu ketertiban Komunitas. Maka Itu, Komunitas diharapkan melakukan verifikasi sederhana Sebelumnya membagikan suatu konten, Di lain Bersama memperhatikan tanggal unggahan, mencermati sumber informasi, serta membandingkannya Bersama pemberitaan Bersama media yang kredibel.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Cermati Informasi Di Ruang Digital, Jangan Terkecoh Konten Lama yang Beredar Kembali