loading…
Sekretaris Tim Menteri Kerja (Seskab) Teddy Indra Wijaya melakukan pertemuan Bersama Pejabat Tingginegara Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) Hingga Kantor Sekretariat Tim Menteri Kerja, Jakarta, Minggu (19/7/2026). Foto: Instagram Sekretariat Tim Menteri Kerja
“Pemerintah menargetkan renovasi 400.000 Rumah tidak layak huni Di tahun 2026, Menimbulkan Kekhawatiran signifikan dibandingkan target tahun 2025 yang mencapai 45.000 unit,” demikian keterangan unggahan Instagram @sekretariat.Tim Menteri Kerja.
Inisiatif bedah Rumah adalah salah satu Inisiatif prioritas Kepala Negara Prabowo Subianto. Inisiatif ini bertujuan Bagi Meningkatkan Standar hunian Komunitas. Untuk pertemuan itu, keduanya turut menyinggung pentingnya kerja sama Ditengah kementerian/lembaga.
Baca juga: Kontribusi BRI Bagi Inisiatif Rumah Bantuan Pemerintah Tembus Rp9,2 Triliun, Kuasai 54% Pasar Nasional
“Pertemuan juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dan sinergi Ditengah kementerian, lembaga, serta pemerintah Daerah agar implementasi BSPS berjalan lebih cepat, tepat sasaran, efektif, dan Menyediakan manfaat nyata Bagi Komunitas,” ujarnya.
Pemerintah berharap penyediaan hunian yang layak dapat Diprioritaskan sekaligus Mendorong peningkatan Standar hidup Komunitas Hingga berbagai Daerah. “Melewati kolaborasi yang Lebihterus kuat, pemerintah berharap penyediaan hunian yang layak dapat Diprioritaskan sekaligus Mendorong peningkatan Standar hidup Komunitas Hingga berbagai Daerah,” pungkasnya.
(rca)
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Seskab Teddy dan Pejabat Tingginegara Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah











